20 September 2026 | 21.28 WIB
Simak ulasan lengkap artikel ini
Ayo gabung komunitas Tempo Circle
KABAR TERKINI – Rasa haru menyelimuti Sartini sampai meneteskan air mata tatkala putrinya yang bernama Nindya Prastica Kirana berkesempatan mengenyam bangku studi di Sekolah Rakyat Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Warga dari area Kecamatan Kendal tersebut mengungkapkan rasa syukur mendalam karena keberadaan program Sekolah Rakyat betul-betul meringankan beban warga berekonomi lemah demi mendapatkan hak belajar anak-anak mereka.
“Kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto, terima kasih banyak telah membangun dan mengadakan sekolah rakyat, yang sangat membantu untuk keluarga yang kurang mampu, untuk anak-anak yang putus sekolah, memberi kesempatan kepada anak-anak untuk menggapai cita-citanya, dan masa depan yang lebih cerah,” kata Sartini dengan haru.
Gulir ke bawah untuk melanjutkan membaca artikel
Ungkapan rasa terima kasih tersebut diutarakan langsung oleh Sartini sewaktu bertatap muka dan bercakap-cakap bersama Menteri Sosial Saifullah Yusuf alias Gus Ipul ketika bertandang ke Sekolah Rakyat Kabupaten Ngawi, Sabtu, 19 September 2026.
Menteri Sosial hadir di tempat kegiatan pada kisaran pukul 15.30 WIB dan langsung disambut gembira oleh rombongan murid lewat suguhan aneka atraksi menarik, seperti gemuruh yel-yel, tarian adat istiadat, atraksi bela diri pencak silat, lantunan grup paduan suara, serta pembacaan bait-bait puisi.
Dalam pidato arahannya, Mensos menerangkan kalau kawasan Kabupaten Ngawi sedari awal memang tidak pernah mendirikan model Sekolah Rakyat berstatus rintisan. Kendati begitu, jajaran pemerintah daerah setempat berinisiatif langsung menyediakan sebidang tanah untuk mendirikan komplek Sekolah Rakyat definitif yang pada tahun ini telah resmi memulai kegiatan belajar mengajarnya.
“Saya berterima kasih sama Pak Bupati, Kabupaten Ngawi ini tidak ada sekolah rintisan. Biasanya di tempat lain itu ada sekolah rintisan, Sekolah rakyat dibuka menggunakan gedung-gedung sementara milik pemerintah. Tapi Kabupaten Ngawi, langsung mengusulkan tanah untuk dibangun gedung permanen sekolah,” kata Gus Ipul.
Pada masa sekarang, kompleks Sekolah Rakyat Kabupaten Ngawi mencatat ada sebanyak 220 orang murid aktif. Angka tersebut terbagi dalam rincian 18 anak duduk di jenjang SD, kemudian 90 pelajar jenjang SMP, serta 112 peserta didik jenjang SMA. Mensos menambahkan pihak kementerian bakal tetap menggencarkan proses pencarian sasaran murid baru, terutama calon siswa jenjang pendidikan dasar.
Pada masa depan nanti, bangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Ngawi diproyeksikan sanggup menampung daya tampung kumulatif melewati angka 1.000 murid, mencakup level SD, SMP, sampai jenjang SMA sederajat.
Menteri Sosial menambahkan keterangan bahwa para peserta didik di institusi ini disaring dari penelusuran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), utamanya keluarga dari desil 1 beserta desil 2.
Mekanisme penelusuran lapangan dikerjakan melalui proses asesmen dan kerja sama terpadu dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Badan Pusat Statistik (BPS), beserta aparatur pemerintah daerah. Seluruh data tersebut kemudian dibicarakan dalam musyawarah rapat pleno resmi, lalu disahkan secara tanda tangan langsung oleh bupati untuk penetapan murid resmi Sekolah Rakyat.
Selain itu, Gus Ipul memaparkan konsep operasional Sekolah Rakyat ini menggunakan metode asrama penuh (boarding school). Berkat pola pengajaran tersebut, para peserta didik tidak cuma menimba ilmu akademis semata, melainkan memperoleh pembinaan akhlak budi pekerti.
Mensos menilai masa-masa pertama proses belajar mengajar ialah tahap krusial dalam pembentukan kepribadian karena murid dituntut membiasakan diri menghadapi lingkungan pergaulan sosial anyar di asrama Sekolah Rakyat.
“Maka itu saya titipkan penyelenggaraan sekolah rakyat ini kepada Pak Bupati untuk bisa dikawal, diawasi, dibimbing, dan diberi penguatan-penguatan,” kata Gus Ipul.
Pada kesempatan serupa, Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mempertegas komitmen penuh pihak pemerintah kabupaten guna terus mengawal dan menopang kelancaran program Sekolah Rakyat di bumi Ngawi.
“Tentu kami di pemerintah daerah akan terus men-support apa yang menjadi komitmen kami bersama-sama dengan pemerintah pusat dalam rangka turut mencerdaskan kehidupan bangsa,” kata Ony.(*)
Komitmen Mengawal Mutu Informasi Jurnalisme
Kami memegang keyakinan bahwa karya jurnalisme bermutu lahir lewat saluran komunikasi terbuka tim redaksi bersama para pembaca setia. Masukan konstruktif publik senantiasa mendampingi langkah kami dalam merawat ketepatan fakta, independensi redaksional, dan nilai jurnalisme.
Daftar Bacaan Berita Terkait
Penerbitan Terbitan 20 September 2026
Figur Koboi Baru Kasir Kepresidenan
Figur Koboi Baru Kasir Kepresidenan
KUMPULAN SIARAN PODCAST TEMPO
Komparasi Nilai Jual Beras Nasional Menghadapi Negara Tetangga
Apakah Penetapan Hari Libur Nasional Berpengaruh pada Nilai Produktivitas Kerja?
Gawai Mewah iPhone Duo Menjadi Ponsel Termahal Besutan Apple
Pengaruh Kecerdasan Buatan Terhadap Kapasitas Sains Generasi Pelajar
Informasi Pengumuman Lelang Terbuka PT Kawasan Berikat Nusantara
Sekolah Rakyat Ngawi Resmi Beroperasi, Mensos Tekankan Penguatan Karakter Anak
Pemulihan Akses Jalur Sumatera, Proyek 92 Persen Jembatan Polri Rampung Dikerjakan
Daftar 5 Hadiah Menarik War Trakcil GoPay dari Laptop MacBook Neo sampai Tiket Sal Priadi







