Keterpurukan Manchester United semakin mendalam seusai dipermalukan Bournemouth lewat skor telak 0-3 pada kompetisi Liga Inggris 2026/27 di Old Trafford. Hasil pahit ini memastikan skuad Setan Merah paceklik kemenangan dalam enam laga berturut-turut.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Manchester United (MU) tampil tak berkutik saat ditekuk Bournemouth dengan tiga gol tanpa balas dalam pekan kedelapan Premier League 2026/27 di Stadion Old Trafford, Minggu. Kegagalan memalukan di markas kebanggaan ini memperburuk rekor negatif Setan Merah yang kini tercatat tanpa satu pun kemenangan dari enam partai pamungkas.
Kekalahan tersebut membikin anak asuh Michael Carrick terpaku pada posisi ke-16 klasemen sementara dengan perolehan tujuh angka. Melewati delapan duel yang telah bergulir, MU baru mencatatkan satu raihan kemenangan saja. Sebaliknya, hasil positif ini melesatkan Bournemouth naik menduduki peringkat ke-13 klasemen berbekal koleksi sembilan poin.
Blunder Krusial Barisan Pertahanan MU
Berlaga langsung di depan publik Old Trafford, Manchester United justru tampak tertekan sejak sepak mula. The Cherries bertarung penuh percaya diri dengan mengoptimalkan akselerasi Rayan di sektor sayap yang berulang kali merepotkan Diogo Dalot.
Kubu tuan rumah sesungguhnya sempat menciptakan kans pada menit ke-17 lewat skema serangan balik cepat racikan Andrey Santos. Si kulit bundar diarahkan menuju Dalot pada flank kiri penyerangan, tetapi sepakan kerasnya masih melambung melewati mistar kawalan Djordje Petrovic.
Mimpi buruk MU tercipta tepat di menit ke-38. Rayan berhasil menyarangkan gol ke gawang Senne Lammens usai memaksimalkan umpan tendangan bebas akurat Justin Kluivert. MU mencoba membalas instan via Bryan Mbeumo, akan tetapi tembakannya dipatahkan Petrovic.
Bournemouth kembali mengeksploitasi kerapuhan tembok pertahanan Setan Merah pada menit ke-43. Sebuah blunder fatal yang dilakukan Leny Yoro mampu dicuri Adrien Truffert sebelum melepas umpan matang kepada Marcus Tavernier, yang sukses menggandakan skor jadi 2-0 hingga jeda turun minum.
Gol Evanilson Sempurnakan Kehancuran Tuan Rumah
Memasuki paruh kedua, Manchester United menerapkan strategi anyar dengan menurunkan penyerang Matheus Cunha untuk menggantikan posisi Youri Tielemans. Pergantian taktikal ini diharapkan sanggup menambah daya gedor lini depan, hingga peluang emas tercipta menit ke-59 via Mbeumo. Sayang seribu sayang, eksekusinya melambung tinggi di atas gawang.
Bukannya memperkecil skor, jala gawang MU malah koyak kembali. Kemalangan besar terjadi pada menit ke-71 tatkala penjaga gawang Senne Lammens melakukan sapuan bola ceroboh. Penyerang Evanilson yang berada di posisi menguntungkan menyambar bola dan menceploskannya ke gawang melompong, mengubah papan skor menjadi 3-0.
Ketinggalan defisit tiga bola, Manchester United pontang-panting mencari celah guna mengejar ketertinggalan di sisa menit laga. Kendati demikian, seluruh gempuran armada Carrick tak kunjung membuahkan hasil hingga wasit meniup peluit panjang. MU dipaksa menelan kenyataan pahit menyerah 0-3 di depan ribuan suporternya.


