Dalam lawatannya ke Jakarta baru-baru ini, Jacob Helberg selaku Wakil Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Bidang Urusan Ekonomi melangsungkan agenda pertemuan dengan Rosan Perkasa Roeslani, CEO Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia.
Kedatangan Helberg pada Jumat (30/10) tersebut merupakan bagian dari rangkaian tur kawasan regional yang turut meliputi Jepang dan Singapura. Selama berada di ibu kota, Wamenlu AS tersebut tidak hanya menyambangi bos Danantara, melainkan turut berdialog dengan Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid.
"(Kunjungan) untuk membahas upaya memajukan kesepakatan komersial AS di sektor energi serta teknologi informasi dan komunikasi dengan nilai lebih dari US$2 miliar yang mendukung ketahanan energi, pertumbuhan industri, dan konektivitas tepercaya bagi Amerika Serikat maupun Indonesia," demikian rilis Kedutaan Besar AS dan Konsulat untuk Indonesia lewat laman resminya, Senin (2/11).
Selain itu, Helberg menyempatkan diri berdialog bersama Wakil Ketua Komisi I DPR RI Budisatrio Djiwandono guna membicarakan penguatan hubungan ekonomi antara AS dan Indonesia, serta perluasan sektor perdagangan maupun investasi bilateral kedua pihak.
Melalui agenda santap malam bersama Wakil Menteri Luar Negeri Arif Havas Oegroseno, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria, serta Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza, sang pejabat AS turut mendalami potensi kemitraan strategis AS-Indonesia pada ranah teknologi, transformasi ekonomi digital, kemajuan sektor industri, dan pembentukan rantai pasok yang andal.
"Kunjungan ini menunjukkan kuatnya Kemitraan Strategis Komprehensif AS-Indonesia serta komitmen kedua negara untuk memperluas kerja sama di bidang perdagangan, investasi, dan teknologi," lanjut keterangan pers tersebut.
Ke depan, pihak AS bertekad menindaklanjuti seluruh hasil dialog ini demi menghadirkan berbagai peluang anyar bagi entitas bisnis kedua negara, sembari memperkokoh rantai pasok tangguh serta aman di area Indo-Pasifik.
