Topang Lonjakan Industri Data Center Nasional, PLN Terus Perkokoh Jaringan Listrik Andal

Posted on
banner 336x280

Fasilitas pusat data saat ini menjelma sebagai motor penggerak anyar bagi akselerasi perekonomian.

JAKARTA — PT PLN (Persero) mengambil langkah proaktif memperkokoh infrastruktur sistem kelistrikan demi menyokong laju ekspansi sektor pusat data (data center) di Tanah Air. Sejalan dengan akselerasi teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) serta gelombang transformasi digital, industri pusat data kini mengambil peran krusial sebagai pendorong kemajuan ekonomi di tingkat nasional.

Darmawan Prasodjo selaku Direktur Utama PLN menerangkan bahwa tren ekspansi data center menuntut ketersediaan pasokan listrik dengan kriteria yang kian khusus, terutama pada aspek volume daya, tingkat keandalan, mutu kelistrikan, hingga suplai energi bersih. Situasi dinamis ini memacu PLN merancang infrastruktur terpadu sekaligus menyediakan paket layanan yang selaras terhadap peta jalan ekspansi para konsumen digital.

“Kenaikan konsumsi listrik di lingkungan data center mempertegas peranan vital infrastruktur daya bagi laju perekonomian digital. PLN berkomitmen menyelaraskan penguatan infrastruktur tenaga listrik dengan kemajuan industri digital, melalui perancangan sedini mungkin agar proyeksi konsumsi listrik dapat termitigasi serta penanaman modal bisa terus bertumbuh secara berkelanjutan,” tutur Darmawan.

Pada forum diskusi agenda Electricity Connect 2026 yang berlangsung di ICE BSD City, Tangerang, Rabu (23/9), Dini Sulistyawati selaku Executive Vice President Penjualan dan Pelayanan Pelanggan Enterprise PLN memaparkan bahwa korporasi saat ini telah menyuplai sebanyak 159 pelanggan pusat data dengan daya tersambung mencapai 2.038 megavolt ampere (MVA). Dari total daya terpasang tersebut, sebesar 99 persen masih berpusat pada interkoneksi kelistrikan Jawa-Madura-Bali, di mana wilayah Jawa Barat menjadi salah satu sentra klaster pusat data terpadat.

Kendati demikian, penetrasi pembangunan fasilitas komputasi skala besar ini mulai merambah wilayah lain di luar Jawa-Bali, melingkupi Sumatra, Kalimantan, hingga Sulawesi. Beriringan dengan tren desentralisasi wilayah tersebut, lonjakan konsumsi daya listrik dari ekosistem teknologi diprediksi melesat tajam, sehingga menuntut perencanaan jaringan transmisi yang adaptif terhadap profil spesifik tiap daerah. Hingga periode terkini, total serapan pemakaian listrik dari seluruh konsumen pusat data tersebut telah menembus 2.378 gigawatt hour (GWh).

“Kami meyakini momentum ini merupakan langkah awal. Perkembangan pesat kecerdasan buatan, komputasi awan, ekosistem digital, beserta pertumbuhan ekonomi digital nasional dipastikan terus memicu kebutuhan suplai listrik baru dalam kapasitas yang masif,” tutur Dini.

Lebih lanjut, ia menguraikan bahwa ujian mendasar bagi perseroan berakar pada strategi memelihara ekuilibrium antara percepatan penambahan kapasitas energi, keandalan jaringan, keterjangkauan tarif, dan stabilitas operasional sistem jangka panjang. Upaya konstruksi pembangkit serta perluasan transmisi wajib dipersiapkan secara terpadu sedari dini demi mengantisipasi lonjakan beban listrik. Oleh sebab itu, PLN senantiasa mendorong skema koordinasi sejak masa perencanaan awal atau early alignment.

“Adanya komitmen sedini mungkin dan komunikasi intensif antarpihak, diperkuat kepastian proyeksi kebutuhan beban, ketepatan jadwal penyalaan listrik, akselerasi ekspansi kapasitas yang terukur, serta kolaborasi solid PLN, korporasi konsumen, dan pemangku kebijakan. Untuk itu, pengelolaan komitmen fasilitas pusat data harus dijalankan melalui kerangka perencanaan bersama,” pungkas Dini.

Mercy dan DBS Foundation Raih Pengakuan Negara, Dampingi Puluhan Ribu Pelaku Usaha Perempuan

Sentra Pengisian Bahan Bakar Khusus Petani Pertama Resmi Hadir di Merauke Guna Pacu Penyaluran Solar Bersubsidi

PLN Perkokoh Jaringan Listrik Berkualitas untuk Pacu Sektor Data Center Tanah Air

Tingkatkan Kenyamanan Deposit Investor, Finex Hadirkan Akses Pembayaran Domestik QRIS dan Dompet Digital

Layanan Tukar Valuta Asing BRI Money Changer Mudahkan Transaksi Nasabah di Sejumlah Lokasi