BPK menemukan belanja bansos 2025 tidak tepat sasaran akibat DTSEN belum jadi acuan utama, memicu pemborosan anggaran negara hingga Rp2,2 triliun.
BPK menemukan belanja bansos 2025 tidak tepat sasaran akibat DTSEN belum jadi acuan utama, memicu pemborosan anggaran negara hingga Rp2,2 triliun.