Prediksi IHSG Hari Ini: Potensi Rebound di Tengah Tekanan Pasar

Posted on

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak menanjak pada sesi transaksi hari Rabu (28/10).

Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menilai indeks domestik tetap memiliki ruang untuk meneruskan tren kenaikan usai melewati pelemahan minor dalam jangka pendek.

"Dalam skenario terbaik, IHSG berada pada wave (iv) dari wave [v], dengan potensi koreksi ke 5.116-5.180 sebelum kembali menguat menuju 5.456-5.564," tutur Herditya lewat laporan riset hariannya.

Herditya menaksir pergerakan IHSG berada pada rentang batas bawah 5.185, 4.915, serta batas atas 5.460, 5.563 hari ini. Dirinya memberikan rekomendasi bagi beberapa saham opsi, antara lain ADRO, BUVA, ERAA, juga VKTR.

Pada kesempatan lain, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova memantau IHSG tertekan cukup dalam seusai menembus angka 5.320, mendekati support 5.185. Penurunan menuju rentang 5.000-5.100 dipandang wajar asalkan indeks berada konsisten di atas 4.972.

"Fase retest diperkirakan telah dimulai, sehingga koreksi ke area 5.000-5.100 masih tergolong normal. Namun, jika IHSG menembus ke bawah 4.972, perlu diwaspadai potensi pelemahan lebih lanjut," jelas Ivan.

Ivan memperkirakan laju indeks menguji level support 5.185, 4.972, dan 4.767, berhadapan dengan resistance 5.561, 5.716, serta 5.936 hari ini. Rekomendasi saham pilihannya mencakup JPFA, KLBF, MBMA, serta UNVR.

IHSG finis di level 5.266 saat sesi penutupan Selasa (27/10) sore. Nilai indeks merosot 106,96 poin atau terkoreksi 1,99 persen dari catatan hari sebelumnya.

Data RTI Infokom mencatat nilai perputaran modal pelaku pasar mencapai Rp17,48 triliun lewat volume sekitar 36,19 miliar lembar saham dalam 1,9 juta kali frekuensi transaksi.

Sebanyak 611 saham merosot, 100 saham melonjak, dan 82 saham tidak bergerak.

Catatan Redaksi: Artikel ini bukan merupakan ajakan membeli atau menjual instrumen saham tertentu. Segala tindakan transaksi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca.