Juru taktik Persija Jakarta, Shin Tae-yong, membeberkan bahwa terdapat tiga sampai empat penggawa intinya yang terjangkit flu sehingga performa mereka kurang optimal sewaktu menundukkan Persebaya Surabaya 1-0 di JIS.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Nakhoda anyar Persija Jakarta, Shin Tae-yong, mengutarakan persoalan wabah flu yang menerpa armadanya sebelum duel kontra Persebaya Surabaya pada pekan kesembilan Super League 2026/2027. Dampak persoalan kesehatan ini membuat sejumlah pilar penting gagal unjuk gigi secara maksimal dalam pertarungan yang bergulir di Jakarta International Stadium (JIS), Sabtu.
Ketika berbicara pada sesi temu pers sesudah laga tuntas, Shin Tae-yong memaparkan penyebaran flu ini menimpa banyak anggota skuad. "Pemain kami ada sekitar tiga hingga empat orang yang mengalami flu," tutur nakhoda berpaspor Korea Selatan tersebut.
Dirinya lantas membeberkan deretan nama yang terserang penyakit tersebut, termasuk Radovan Pankov serta Victor Dethan. Sepasang pemain itu dilaporkan sempat berjibaku menahan demam flu selama berhari-hari, kemudian baru dapat kembali bergabung dalam program latihan tepat satu hari menjelang partai sengit kontra Persebaya.
Jeremejeff Menepi, Mamut Dipaksa Berlaga Sepanjang Laga
Nasib yang lebih nahas menimpa juru gedor Alexander Jeremejeff. Amunisi impor ini masih menderita flu berat sehingga belum mampu ambil bagian dalam agenda latihan atau turun membela kesebelasan. Malahan bukan cuma anak asuhnya, Shin Tae-yong sendiri berterus terang baru saja membaik setelah terpaksa mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit sebelum pertandingan.
Keadaan serba mendesak tersebut menuntut sang striker, Ivan Mamut, untuk terus bertarung di arena selama sembilan puluh menit penuh. Walau sang arsitek merasa aksinya belum benar-benar maksimal, Mamut justru berhasil muncul sebagai penyelamat. Sumbangan gol tunggal penentu yang dilesakkannya tepat di menit ke-90 mengunci raihan tiga angka Persija lewat skor tipis 1-0.
STY Mengkritik Mutu Rumput Lapangan JIS
Kendati berhasil memetik poin penuh, Shin Tae-yong tidak dapat menyembunyikan rasa kecewanya mengenai kelayakan arena tanding. Ia menilai mutu rumput lapangan JIS yang kurang prima menghalangi seluruh pemain mengeluarkan kapasitas permainan paling optimal.
"Ya, mungkin lapangan bagus baru pemain-pemain juga bisa menampilkan yang terbaik untuk memberikan hiburan kepada para penggemar," tuturnya. STY secara gamblang menyinggung performa Ivan Mamut, sosok penyerang berkualitas yang akhirnya terhambat mempertontonkan ketajaman terbaiknya akibat kontur arena yang sama sekali tidak ideal.
Mantan pelatih timnas yang familier dipanggil STY tersebut lantas melayangkan permohonan terbuka kepada manajemen pengelola JIS agar secepatnya membenahi kondisi rumput. Ia menaruh harapan besar renovasi tersebut segera direalisasikan supaya Persija sanggup menyajikan aksi terbaik di setiap pertandingan kandang berikutnya.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.


