Insiden Kebakaran di Ruang Panel Stasiun Gambir: Kronologi dan Penanganan Lengkap

Posted on

Peristiwa kebakaran melanda kawasan Stasiun Gambir di wilayah Jakarta Pusat pada hari Sabtu (7/11/2026) malam hari. Berdasarkan catatan data kebakaran resmi, titik kobaran api tersebut berasal dari salah satu bilik ruangan panel listrik di lingkungan stasiun.

Kabar mengenai musibah ini awalnya diperoleh pos pemadam kebakaran sekitar pukul 20.23 WIB. Pengaduan tersebut datang dari laporan masyarakat yang mengabarkan ada insiden api di Stasiun Gambir, beralamat Jalan Medan Merdeka Timur Nomor 1, Gambir, Jakarta Pusat.

Merespons aduan itu dengan cepat, armada dari pos terdekat Monas lekas diberangkatkan mendatangi tempat kejadian perkara. Pasukan penjinak api sudah tiba di area sekitar jam 20.32 WIB.

Upaya pemadaman titik api lekas digencarkan petugas mulai pukul 20.34 WIB. Personel terus berusaha keras melokalisasi kobaran agar nyala api berhasil dijinakkan seluruhnya pada jam 20.50 WIB.

Ketika si jago merah telah terkendali, kru pemadam lekas menjalankan tahapan pendinginan sekitar pukul 21.03 WIB guna meyakinkan tak terdapat bara api tersembunyi yang berisiko membesar kembali.

Merujuk pada catatan pos pemadam, sebanyak 15 armada damkar beserta total 60 personil gabungan diturunkan penuh dalam menjinakkan insiden di fasilitas transportasi publik tersebut.

Langkah penanggulangan peristiwa ini secara total selesai ditangani tepat pukul 21.15 WIB. Kondisi pun resmi dinyatakan berstatus hijau tanda seluruh pemadaman telah tuntas sepenuhnya.

Proses Pemadaman

Di tempat terpisah, Manajer Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menuturkan bahwa insiden terdata masuk ke pihaknya pada pukul 20.37 WIB. Begitu memperoleh laporan genting, jajaran petugas KAI bergegas menangani keadaan lewat koordinasi intensif bersama pihak eksternal dan kru damkar agar stabilitas lokasi tetap terlindungi dengan optimal.

Sekitar pukul 20.48 WIB, empat regu armada damkar terlihat merapat di lokasi membantu penanggulangan. Selama proses itu, petugas turut memaksimalkan keberadaan fasilitas hydrant yang terletak di peron jalur 1 serta jalur 4 Stasiun Gambir.

Kepulan asap kebakaran sempat membubung ke arah peron jalur 1 stasiun. Kendati begitu, fenomena tersebut sama sekali tidak mengacaukan operasional rute angkutan rel kereta api. Dalam kurun waktu 18 menit sesudah info diterima, persis pukul 20.55 WIB, api telah berhasil ditumpas.

Franoto memberikan jaminan penuh bahwa agenda perjalanan armada kereta yang melintas datang atau keluar Stasiun Gambir beroperasi secara tertib tanpa halangan berarti seusai peristiwa.

“Kami memastikan tidak ada perjalanan kereta api yang terganggu akibat kejadian ini. Seluruh perjalanan dari dan menuju Stasiun Gambir tetap berlangsung normal,” tutur Franoto lewat pernyataan pers di Jakarta, Sabtu.

Sebagai langkah penanganan lanjutan, jajaran Daop 1 KAI Jakarta hendak melangsungkan penyelidikan evaluatif bersama instansi terkait guna membongkar penyebab kemunculan api sekaligus mengkaji sistem proteksi serta tanggap darurat di stasiun.

Pemeriksaan menyeluruh ini bakal menargetkan pembenahan sistem keamanan peralatan, penegakan disiplin regulasi keselamatan, hingga mitigasi risiko di seluruh sentra pelayanan penumpang serta zona gerai komersial.

“Kami kembali menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. KAI akan terus mengedepankan keselamatan, kesiapsiagaan, dan keandalan operasional dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkas Franoto.

Pantau sajian informasi terbaru serta terverifikasi hanya lewat portal Berita Liputan6.

Tenant Stasiun Gambir Kebakaran, Perjalanan Kereta Tak Terganggu

Kebakaran Tenant Stasiun Gambir, Api Berhasil Dipadamkan

Pabrik Kipas Angin Terbakar, Karyawan Panik