Perluas Ekosistem Halal, Kemenperin Pacu Akses Pembiayaan Perbankan Syariah

Posted on
banner 336x280

Sektor industri halal di Tanah Air dinilai membutuhkan perhatian lebih intensif dari kalangan perbankan nasional.

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong partisipasi perbankan untuk membuka pintu layanan finansial selebar-lebarnya demi mendukung perkembangan industri halal domestik. Kemudahan permodalan dipandang sebagai faktor krusial dalam memajukan sektor tersebut.

banner 468x60

Isu strategis ini mencuat pada perhelatan Halal Indo 2026 yang berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, Jumat (25/9/2026). Dalam kesempatan tersebut, Pusat Industri Halal Kemenperin menyepakati Letter of Intent (LoI) Sinergitas Pengembangan Industri Halal bersama PT Maybank Indonesia Tbk.

Kepala Pusat Industri Halal Kemenperin Dewi Setiawati menerangkan bahwa kucuran dana semestinya selaras dengan keperluan ekspansi industri. Fasilitas pendanaan amat diperlukan untuk mendongkrak kapasitas bisnis, memperluas jangkauan pasar, hingga memperkokoh rantai pasok.

“Industri halal membutuhkan dukungan pembiayaan yang sejalan dengan kebutuhan pengembangan industri. Melalui sinergi ini, kami ingin memacu terciptanya akses yang lebih luas bagi pelaku industri terhadap layanan keuangan, sekaligus memperkuat konektivitas antara sektor industri dengan ekosistem keuangan,” ujarnya dalam siaran pers, Sabtu (26/9/2026).

Kolaborasi antara Kemenperin dan Maybank ini meliputi penyediaan permodalan syariah, penguatan kompetensi para pengusaha, fasilitasi sertifikasi halal, dan pembukaan rute pasar lokal hingga mancanegara.

Tak hanya kolaborasi bersama Maybank Indonesia, agenda Halal Indo 2026 juga menghadirkan kesepakatan bisnis antara Gallant Venture Ltd dengan Maybank Singapore Limited guna memajukan Bintan Inti Halal Hub, penguatan ekosistem halal, serta fasilitas perbankan syariah.

Sebelumnya, Kemenperin resmi menunjuk Bintan Inti Halal Hub sebagai salah satu Kawasan Industri Halal terpadu di Indonesia. Sentra industri ini dirancang guna menopang aktivitas manufaktur, inovasi, dan rantai distribusi barang halal, demi mengerek daya saing produk lokal di kancah global.

banner 336x280