Keterbukaan informasi dinilai sangat esensial guna menumbuhkan rasa percaya masyarakat serta memperkuat keterlibatan warga pada pembangunan daerah, demikian ditegaskan oleh Wakil Wali Kota Tangerang Maryono.
TANGERANG – Keterbukaan informasi publik dinilai memiliki fungsi yang amat vital dalam memupuk kepercayaan publik dan menggerakkan partisipasi masyarakat guna mengawal jalannya roda pemerintahan beserta agenda pembangunan wilayah. Hal ini diutarakan oleh Wakil Wali Kota Tangerang Maryono usai Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menorehkan prestasi membanggakan pada tingkat Provinsi Banten.
Pemerintah Kota Tangerang sukses menduduki Peringkat 1 Kategori Pemerintah Kabupaten/Kota Informatif se-Provinsi Banten dalam perhelatan Penganugerahan Hasil Monitoring dan Evaluasi (Monev) Badan Publik Tahun 2026. Capaian prestisius ini diraih lewat skor yang hampir menyentuh angka sempurna, yaitu sebesar 99,87 poin.
Maryono menuturkan bahwa hasil membanggakan ini adalah buah dari kerja keras berkesinambungan serta dedikasi seluruh jajaran Pemkot Tangerang dalam mewujudkan tata kelola birokrasi yang terbuka dan akuntabel. Dirinya menggarisbawahi bahwa raihan penghargaan tersebut mesti dijadikan pelecut motivasi untuk terus melahirkan terobosan baru.
"Apresiasi bagi Pemkot Tangerang selaku peringkat pertama kategori pemerintah Kabupaten/Kota Informatif se-Provinsi Banten harus menjadi pelecut semangat untuk konsisten berinovasi, terutama lewat optimalisasi layanan informasi berbasis digital," ungkap Maryono ketika berada di Serang, hari Kamis.
Transformasi Menuju Budaya Kerja yang Transparan
Menurut pemaparan Maryono, aspek transparansi publik bukan semata-mata pemenuhan gugur kewajiban administratif, melainkan wajib bertransformasi menjadi budaya kerja harian. Sasaran utamanya adalah menghadirkan sistem birokrasi pemerintahan yang kian memperoleh kepercayaan penuh dari masyarakat luas.
“Pencapaian ini merupakan cerminan dedikasi dan ikhtiar kolektif bersama. Keterbukaan informasi publik bukanlah formalitas administratif belaka, melainkan harus mendarah daging sebagai budaya kerja demi menyajikan pemerintahan yang bersih, transparan, terukur, dan semakin dipercaya khalayak,” tegas Maryono.
Pihak Pemkot Tangerang dilaporkan terus menghadirkan langkah pembaruan serta evaluasi berkala guna menjamin kemudahan akses informasi bagi setiap warga yang membutuhkan. Di samping itu, aparatur pemerintah setempat juga berkomitmen menghadirkan pelayanan cepat tanggap sekaligus membuka kanal partisipasi aktif masyarakat dalam hal pengawasan jalannya roda pembangunan.
Sektor BUMD Turut Sandang Predikat Informatif
Keberhasilan gemilang ini rupanya tidak cuma didapatkan oleh pihak pemerintah kota, melainkan turut ditorehkan oleh Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang. Badan usaha milik daerah tersebut berhasil menyabet posisi Peringkat 1 Kategori BUMD Informatif tingkat Provinsi Banten.
Ketua Komisi Informasi (KI) Provinsi Banten, Imron Mahrus, memberikan apresiasi tinggi terhadap perolehan skor istimewa yang dicatatkan oleh Kota Tangerang. Ia menerangkan bahwa parameter penting dalam penilaian monev kali ini adalah keaktifan nyata di lapangan, termasuk kedisiplinan mengabarkan informasi publik secara konsisten melalui platform media sosial resmi.
"Salah satu tolok ukur krusial yang masuk dalam penilaian kami adalah keaktifan media sosial milik Kota Tangerang. Jajaran Pemkot Tangerang dinilai sangat konsisten dan proaktif mempublikasikan keterbukaan informasi kepada publik," terang Imron memaparkan.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang, Mugiya Wardhany, menerangkan bahwa keberhasilan ini lahir berkat sinergi menyeluruh dari segenap Perangkat Daerah. Akses transparansi terus digenjot dengan memutakhirkan portal resmi PPID agar kian ramah pengguna dan responsif.
"Keterbukaan informasi di Kota Tangerang senantiasa ditingkatkan lewat penyempurnaan portal web PPID yang dibuat semakin responsif, ramah pengguna, serta gampang diakses langsung oleh masyarakat luas," pungkasnya.


