Jakarta, CNBC Indonesia – Pertumbuhan ekonomi China pada kuartal ketiga (Q3) 2026 tercatat melampaui proyeksi pasar. Data Biro Statistik Nasional memaparkan bahwa produk domestik bruto (PDB) periode Juli hingga September tersebut mengalami kenaikan 4,5% secara tahunan (yoy).
Capaian tersebut berada sedikit di atas estimasi konsensus Reuters serta perkiraan AFP yang mematok 4,4%. Realisasi ini sekaligus mengamankan target tahunan pemerintah China di kisaran 4,5-5,0%.
Sektor penjualan ritel China sepanjang September pun melesat dengan kecepatan tertinggi selama enam bulan terakhir. Perkembangan positif ini memberi angin segar bagi otoritas perumus kebijakan dalam mengatasi tren lesunya konsumsi masyarakat.
Pertumbuhan 1,1% yoy yang dirilis Biro Statistik Nasional mengungguli prediksi Bloomberg sebesar 0,5%, mencetak kenaikan tertinggi sejak lonjakan 1,7% pada Maret lalu.
