Sumbangsih nyata Yayasan Mercy Corps Indonesia bersama DBS Foundation dalam menyukseskan program LAKSMI menuai pengakuan positif dari otoritas pemerintah.
SURABAYA — Penghargaan prestisius dianugerahkan secara langsung oleh Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama Menteri Sosial kepada Yayasan Mercy Corps Indonesia serta DBS Foundation. Apresiasi resmi ini diberikan atas dedikasi dan kontribusi mereka dalam mengakselerasi pemberdayaan kalangan perempuan pengusaha mikro dan kecil lewat inisiatif Program LAKSMI (Langkah Akselerasi Kapasitas Usaha Mikro Inklusif).
Penyerahan penghargaan berlangsung khidmat di tengah agenda peluncuran Program LAKSMI yang digelar di Taman Budaya Jawa Timur, Surabaya. Inisiatif LAKSMI sendiri hadir sebagai agenda pembinaan usaha menyeluruh (end-to-end) berbasis penguatan ekosistem. Skema ini dirancang guna mendongkrak kapasitas pelaku usaha mikro demi tercapainya kemandirian finansial dan sosial secara berkesinambungan.
Pengakuan dari jajaran kementerian ini kian mengukuhkan posisi DBS Foundation dan Mercy Corps Indonesia dalam memperjuangkan kemajuan para pengusaha kecil, terkhusus kaum perempuan, melalui rangkaian bimbingan teknis serta pendampingan yang inklusif.
Salah satu langkah nyata hasil sinergi Mercy Corps Indonesia dan DBS Foundation terwujud lewat proyek Financial Inclusion for Women Entrepreneurs powered by DBS Foundation. Agenda terpadu yang bergulir sejak 1 Oktober 2025 sampai 30 September 2027 tersebut menargetkan keterlibatan 40.000 perempuan pengelola maupun pemilik unit UMKM di wilayah Medan, Semarang, serta Surabaya.
Memasuki Agustus 2026, realisasi inisiatif ini tercatat telah merangkul lebih dari 20.000 wirausahawan perempuan. Mereka mendapatkan berbagai pembekalan mendalam seputar pemahaman literasi keuangan, kecakapan digital, tata kelola manajemen bisnis, strategi pemasaran daring, hingga kemudahan menjangkau produk serta fasilitas pembiayaan resmi.
Head of Group Marketing & Communications PT Bank DBS Indonesia, Mona Monika, menegaskan apresiasi kementerian ini memacu semangat DBS Foundation untuk memperluas jangkauan pembinaan pengusaha perempuan.
“Kami sangat mengapresiasi penghargaan yang diberikan Menteri UMKM dan Menteri Sosial kepada DBS Foundation dan Mercy Corps sebagai kolaborator Program LAKSMI. Penghargaan ini semakin meningkatkan komitmen kami di DBS Foundation untuk terus memberdayakan perempuan pelaku UMKM melalui literasi keuangan dan digital serta inklusi keuangan,” ujar Mona.
Mona menggarisbawahi bahwa kemitraan strategis yang terpadu antara unsur birokrasi, sektor industri swasta, serta elemen masyarakat sipil mutlak dibutuhkan demi membangun fondasi ekosistem yang tangguh bagi masa depan UMKM nasional.
“Kami berharap kolaborasi dengan berbagai pihak termasuk pemerintah dan mitra NGO dapat membangun ekosistem yang lebih kuat lagi untuk kemajuan UMKM di Indonesia,” katanya.
Di area Surabaya, implementasi kegiatan turut berpadu dengan bermacam agenda pengembangan usaha lokal, salah satunya keikutsertaan dalam sesi Inspirational Talks pada ajang Bursa Wirausaha Unggulan persembahan Kementerian UMKM RI.
Melalui pola kemitraan aktif yang merangkul pemerintah daerah, institusi perbankan, elemen komunitas, hingga kalangan akademisi, program ini berupaya memantapkan ketahanan finansial perempuan pebisnis mikro sekaligus melipatgandakan peluang ekspansi perdagangan.
Pihak Mercy Corps Indonesia menuturkan penghargaan negara ini menjadi lecutan motivasi sekaligus amanah besar untuk terus merawat kolaborasi pemberdayaan wanita perintis usaha kecil.
“Pemberdayaan perempuan pelaku usaha mikro hanya akan berdampak luas jika dilakukan bersama-sama—pemerintah, sektor swasta, akademisi, dan komunitas. Ke depan kami akan terus mendorong agar semakin banyak perempuan memiliki kapasitas mengelola keuangan, memanfaatkan digital, dan mengakses pembiayaan secara tepat,” ujarnya.
Inisiatif Financial Inclusion for Women Entrepreneurs tidak sekadar menyajikan pelatihan teknis, melainkan pula membentuk wahana edukasi kolaboratif bagi para peserta guna bertukar wawasan, memperluas jejaring koneksi, serta menembus akses pasar potensial.
Seluruh catatan evaluasi dan pembelajaran praktis dari pelaksanaan di tiga kota besar tersebut nantinya dihimpun menjadi naskah rekomendasi kebijakan yang diserahkan langsung kepada Kementerian UMKM.
Melalui integrasi bersama Program LAKSMI, DBS Foundation dan Mercy Corps Indonesia berkomitmen penuh memperkuat kecakapan manajemen bisnis, ketahanan finansial, serta pertumbuhan usaha mandiri perempuan UMKM secara jangka panjang.


