Jakarta, CNBC Indonesia – Pelaksana Tugas Direktur Utama PT Kawasan Industri Makassar (KIMA), R.B Alexander Chandra Irawan, mengungkapkan peluang KIMA menjadi poros penanaman modal dan hilirisasi nikel serta ekosistem electric vehicle (EV), kendati konsentrasi pasar di Pulau Jawa masih menjadi pertimbangan kalangan pemodal.
Didukung oleh pemerintah beserta pemangku kepentingan terkait, KIMA meyakini sanggup menggerakkan roda ekonomi kawasan timur Indonesia. Upaya ini diwujudkan lewat pengembangan sektor agroindustri dan perikanan pada KIMA Maros, Sulawesi Selatan, guna memperkuat ketahanan pangan nasional.
Pihak pengelola kawasan industri menginginkan keleluasaan dalam menyelesaikan kendala regulasi maupun birokrasi perizinan demi memfasilitasi arus modal yang masuk ke KIMA.
Ulasan lengkap dapat disaksikan dalam perbincangan Serliana Salsabila bersama Plt Direktur Utama PT KIMA, R.B Alexander Chandra Irawan, pada program Manufacture Check, CNBC Indonesia (Senin, 05/10/2026).
