Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menepis isu terkait rencana pembagian telepon seluler cuma-cuma kepada warga guna menunjang digitalisasi program bantuan sosial.
Ia menegaskan wacana tersebut belum pernah dibicarakan jajaran pemerintah. Klarifikasi ini menanggapi pernyataan Utusan Khusus Presiden Urusan Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo, yang sempat menyebut adanya rencana pengadaan ponsel cuma-cuma demi percepatan digitalisasi bansos.
"(Pembagian HP gratis) memang enggak pernah kita bahas," tegas Airlangga di ruang kerjanya, Selasa (20/10/2026).
Hashim sebelumnya menyampaikan kabar bahwa negara hendak menyalurkan gawai cuma-cuma lengkap bersama rekening digital bervolume dana Rp50 ribu. Kebijakan ini menyasar 30 persen masyarakat yang belum mempunyai rekening perbankan resmi.
"Setiap warga negara akan diberikan ponsel yang dilengkapi rekening digital. Seluruh dana akan tersedia di sana dan dikirimkan ke rekening masing-masing," kata Hashim saat forum Prasasti Indonesia Policy Forum 2026 tempo hari.
Meski demikian, Airlangga menjamin agenda rekening bebas biaya tetap berjalan pada triwulan IV-2026. Pemerintah kini tengah merampungkan aturan pembuatan rekening otomatis bagi masyarakat berumur 17 tahun ke atas pemegang Kartu Tanda Penduduk.
Akun perbankan itu nantinya terkoneksi langsung dengan NIK demi mendongkrak perluasan inklusi keuangan domestik.
"Itu (pembukaan rekening) termasuk dalam program kuartal empat. Kita lagi siapin regulasinya," tutup Airlangga.
