Tren Harga Emas Melandai, Kemendag Ungkap Faktor Pemicunya

Posted on
banner 336x280

Situasi tersebut membuat kalangan penanam modal menggeser portofolio investasi mereka.

JAKARTA — Pihak Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengungkapkan bahwa keperkasaan mata uang utama dunia serta lonjakan imbal hasil surat utang di bursa internasional berdampak langsung pada harga patokan ekspor (HPE) dan harga referensi (HR) komoditas emas pada paruh awal November 2026. Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag Tommy Andana memaparkan, tercatat koreksi HPE komoditas emas hingga 1,68 persen sepanjang masa pencatatan data.

banner 468x60

"Penurunan HPE dan HR emas pada periode pertama November 2026 dipengaruhi penguatan nilai tukar mata uang utama dunia serta peningkatan imbal hasil obligasi di pasar internasional. Kondisi ini mendorong investor mengalihkan investasinya ke instrumen keuangan yang menawarkan imbal hasil lebih kompetitif dibandingkan emas," jelas Tommy lewat pernyataan resmi di Jakarta, Jumat (30/10/2026).

Untuk tahap pertama November 2026, besaran HPE emas dipatok pada angka 132.756,02 dolar AS per kilogram. Ketetapan tersebut mengalami penyusutan 1,68 persen bila dikomparasikan dengan periode kedua Oktober 2026 yang menyentuh level 135.024,36 dolar AS untuk setiap kilogramnya.

Di samping itu, ketetapan HR emas pun terkoreksi menuju posisi 4.129,18 dolar AS per troy ounce (t oz) dari angka awalnya yang berada di level 4.199,73 dolar AS per t oz.

Aturan mengenai besaran HPE dan HR emas termaktub resmi di dalam Keputusan Menteri Perdagangan Nomor 2061 Tahun 2026 tentang Harga Patokan Ekspor dan Harga Referensi atas Produk Pertambangan yang Dikenakan Bea Keluar. Regulasi Kepmendag ini mulai diimplementasikan untuk kurun waktu 1 hingga 14 November 2026.

Penentuan nilai HPE dan HR emas dirumuskan melalui landasan data serta rekomendasi teknis milik Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dengan merujuk data London Bullion Market Association (LBMA).

Proses formulasi ini turut menggandeng Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Keuangan, beserta Kementerian Perindustrian.

"HPE dan HR emas periode pertama November 2026 ini ditetapkan melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga berdasarkan informasi, data, dan masukan yang disampaikan kementerian dan lembaga terkait," pungkas Tommy.

Harga Emas Turun Terus, Ini Penyebabnya Menurut Kemendag

Perkuat Industri Perkapalan, PT PAL Buka Peluang Investasi

Danantara Indonesia Tegaskan Tidak Ada Dana Sponsorship dalam Partisipasi TIME100 Next 2026

Pembangunan Flyover Bulak Kapal Bekasi Ditargetkan Dimulai November 2026

Pemerintah Dinilai Harus Berperan Besar dalam Pembiayaan PLTN

banner 336x280