Strategi Kementan Bidik Pasar Global Lewat Keripik Salak dan Olahan Gedebog Pisang

Posted on
banner 336x280

Jakarta, CNBC Indonesia- Lewat ajang Nusa Horti 2026, Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Pertanian (Kementan) menargetkan posisi sebagai pengekspor komoditas buah serta florikultura teratas di kancah global dalam kurun satu dekade ke depan.

Freddy Lumban Gaol selaku Direktur Hilirisasi Hasil Hortikultura Kementerian Pertanian RI memaparkan langkah memacu output pangan nasional, termasuk ragam buah-buahan, demi menggapai swasembada sekaligus merangsek pasar mancanegara.

banner 468x60

Komoditas buah andalan Indonesia meliputi Pisang Cavendish serta Nanas keluaran Great Giant Pineapple yang telah menjadi pemasok utama dunia. Kementan juga memaksimalkan kekayaan plasma nutfah lokal agar memacu panen buah berstandar internasional menyangkut mutu, kualitas, hingga ketentuan karantina, contohnya mangga, salak, sampai durian.

Pemerintah gencar memacu buah lokal dan olahannya ke luar negeri, termasuk varietas durian yang berpeluang besar di Vietnam serta China. Pemanfaatan teknologi turut dioptimalkan guna mengendalikan serangan hama, memoles mutu, dan menyelaraskan syarat global.

Di samping itu, Kementan memprioritaskan hilirisasi pangan seperti keripik salak, pelepah gedebog pisang, serta produk olahan jahe sebagai komoditas ekspor menjanjikan.

Ulasan menyeluruh mengenai peluang dan tantangan ekspor buah Indonesia tersaji dalam wawancara Andi Shalini bersama Freddy Lumban Gaol pada program Squawk Box, CNBC Indonesia (Kamis, 29/10/2026).

banner 336x280