Wakil Menteri Koordinator (Wamenko) Bidang Pangan, Hanif Faisol Nurrofiq, menyatakan bahwa jaminan ketersediaan konsumsi pangan merupakan pilar utama demi mewujudkan kehidupan masyarakat yang layak.
Mengacu pada ketentuan Pasal 27 UUD 1945, Hanif memaparkan bahwa negara memikul kewajiban untuk memastikan taraf hidup layak bagi seluruh rakyat Indonesia.
"Fondasi kehidupan layak adalah kesiapan dan terpenuhi pangan," tutur Hanif di sela-sela perhelatan CNN Indonesia Awards 2026, Jumat (6/11).
Demi menunaikan amanah undang-undang tersebut, Hanif memaparkan Kemenko Pangan mengusung peta jalan strategis yang mencakup swasembada, ketahanan, kemandirian, sampai kedaulatan pangan.
Salah satu sasaran konkretnya yakni menaikkan capaian Indeks Ketahanan Pangan (IKP) nasional ke level 77 pada periode tahun depan.
Kendati demikian, dirinya mengakui misi krusial tersebut mustahil terwujud jika kementeriannya berjalan sendirian tanpa dukungan sinergis.
"Ini akan diiringi oleh kerja keras semua sektor, bukan hanya Kementerian Koordinator Pangan. Semua lini kementerian teknis menjadi sangat penting untuk bekerja bersama," tegas Hanif.
Pada gelaran CNN Indonesia Awards 2026 itu, Kemenko Pangan pun sukses menyabet piala kategori Outstanding Village Cooperative Transformation for Food Security.
Hanif memandang penghargaan prestisius tersebut sebagai wujud pengakuan terhadap etos kerja Kemenko Pangan.
Meski begitu, ia mengingatkan raihan ini bukan penanda superioritas atas instansi lain, mengingat segudang target Presiden Prabowo Subianto masih menunggu penyelesaian.
"Kita memaknai (penghargaannya) sebagai suatu dorongan untuk mencapai lebih cepat target-target yang diberikan oleh Bapak Presiden kepada kami semua," jelas Hanif.
Dirinya menaruh asa besar agar kemitraan lintas sektor bisa mengimplementasikan seluruh mandat Kepala Negara sampai tuntas.
"Sehingga, swasembada pangan dalam arti sebenar-benarnya dapat kita bangun di republik tercinta kita ini," pungkas Hanif.








