Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto menyampaikan dukungan terhadap Perkumpulan Bundo Kanduang untuk menjaga kelestarian tradisi Minangkabau sekaligus mengarahkan generasi penerus di era modern.
Dukungan tersebut diutarakan Bima Arya saat berada di Jakarta pada Minggu (25/10), di mana ia mendorong organisasi ini terus merawat nilai luhur Minang.
Dirinya memandang Bundo Kanduang memegang andil vital dalam memelihara jati diri kultural serta menuntun kaum muda agar tidak meninggalkan prinsip mulia di tengah laju zaman. Ia menambahkan bahwa eksistensi wadah ini merefleksikan daya tahan, keuletan juang, dan kreativitas warga Minang di perantauan.
Fungsi Krusial Bundo Kanduang
Bima Arya menegaskan bahwa etos cendekia dan tekad pengabdian wajib diteruskan angkatan muda Minangkabau. Sikap ini berpijak pada rekam jejak tokoh-tokoh besar Minang semisal Mohammad Hatta, Agus Salim, Sutan Sjahrir, Tan Malaka, Rasuna Said, hingga Mohammad Natsir bagi perjalanan bangsa.
Wamendagri turut menggarisbawahi urgensi pembinaan generasi Z oleh Bundo Kanduang. Menurutnya, angkatan baru ini menyimpan potensi kepemimpinan masa depan, namun mutlak dibekali budi pekerti luhur serta penghayatan mendalam atas norma adat.
“Semoga Allah selalu memudahkan seluruh ikhtiar kita untuk menjaga silaturahmi dan adat istiadat,” pungkas Bima Arya di akhir penyampaiannya.
Materi berita ini dirangkum memakai bantuan kecerdasan buatan.





