Sebanyak lima orang pekerja proyek jalan raya tewas mengenaskan setelah sebuah truk hangus terbakar di Distrik Alluri Sitaramaraju, India. Insiden maut tersebut berlangsung saat para korban mengisi bahan bakar minyak solar secara mandiri ke truk.
Melansir laporan NDTV, Amit Bardar selaku Kepala Kepolisian Distrik membeberkan tragedi terjadi di Desa Pinakota, kawasan Anantagiri mandal. Pada area tersebut, para pekerja membawa solar memakai drum guna mengisi armada operasional, lantaran letak proyek berjarak kisaran 100 kilometer dari pemukiman warga terdekat.
Para korban diduga mengabaikan prosedur keselamatan kerja yang tepat selama pengisian tangki bahan bakar berlangsung, sampai percikan api akhirnya memicu kobaran hebat.
"Ini bukan ledakan. Saya menyebutnya kebakaran yang tidak disengaja. Lima korban jiwa sejauh ini telah kami konfirmasi," jelas Bardar, dikutip Minggu (25/10/2026). Dirinya berujar insiden berlangsung Sabtu (24/10/2026) sekitar pukul 08.30 waktu setempat.
Kobaran api awalnya bermula dari mobil pikap, kemudian menyambar truk logistik serta sebuah sepeda motor terdekat hingga ketiga unit musnah terbakar. Akan tetapi, rekaman video PTI memperlihatkan kebakaran disusul dentuman dahsyat yang mencerai-beraikan potongan tubuh jenazah ke area sekeliling.
Satu korban ditemukan hangus di dalam kabin kendaraan, sedangkan dua jasad lainnya tergeletak pada tanah di sekitarnya.
Bardar menambahkan bahwa unit pikap itu kepunyaan pihak kontraktor pelaksana pengerjaan jalan raya.
Aparat kepolisian sudah mengamankan lokasi bencana, disusul kedatangan regu investigasi tambahan guna meneliti insiden ini secepatnya, imbuhnya.








