TP PKK Banten Dorong Sinergi Keluarga dan Sekolah untuk Bentuk Karakter Pelajar

Posted on
banner 336x280

Ketua TP PKK Banten Tinawati Andra Soni menggarisbawahi urgensi kemitraan erat antara ranah domestik keluarga dan institusi pendidikan guna menanamkan budi pekerti pelajar sekaligus menangkal maraknya tindak perundungan di Tangerang Selatan.

Kiprah pembinaan tersebut disuarakan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, yang memaparkan pondasi dasar etika anak wajib diinisiasi langsung dari naungan tempat tinggal, lalu diasah secara berkesinambungan oleh institusi belajar yang ramah perkembangan mental. Gagasan strategis ini diutarakannya kala memimpin agenda terpadu PKK Mengajar di SMA Negeri 2 Kota Tangerang Selatan pada hari Senin.

banner 468x60

Menurut pandangannya, entitas terkecil dalam tatanan sosial yakni keluarga memegang kedudukan sangat sentral dalam menyemai norma keluhuran budi. Bersandar pada realitas itu, keterikatan terpadu antara wali murid, pihak sekolah formal, serta lingkungan sosial sekitar mutlak dibutuhkan, lebih-lebih saat menanggulangi ancaman perundungan anak didik yang tengah menyita atensi khalayak umum.

"Sekolah harus menjadi tempat yang memberikan rasa aman dan nyaman bagi anak selama menjalani proses belajar," tegas Tinawati. Berbekal penyelenggaraan PKK Mengajar, segenap murid bukan sekadar disuguhi wawasan keilmuan akademis semata, namun diarahkan aktif menyebarkan pengaruh kebajikan serta tampil menjadi sosok percontohan terpuji di tengah pergaulan mereka.

Sinergi Membangun Lingkungan Belajar yang Kondusif

Tinawati menguraikan kehadiran inisiatif khusus tersebut sama sekali tidak dirancang guna mengambil alih tanggung jawab para pendidik, melainkan menyempurnakan ikhtiar akademis melalui penguatan keterlibatan pihak orang tua beserta masyarakat luas. "Kami ingin berkolaborasi dengan PKK, pihak sekolah, maupun masyarakat sekitar terkait hal-hal yang bisa kami beri perhatian," paparnya lugas.

Dirinya menaruh harapan besar supaya langkah nyata PKK Mengajar dapat bergulir konsisten sekaligus menularkan inspirasi serupa bagi kawasan lain agar memajukan program adaptif sesuai karakteristik lokal masing-masing wilayah. "Ini adalah salah satu upaya kita bersama untuk membangun Banten, dimulai dari pendidikan yang sederhana. Kami ingin hadir di tengah-tengah anak-anak kita tercinta," imbuhnya optimis.

Menanggapi hal tersebut, Kepala SMA Negeri 2 Kota Tangerang Selatan, Abu Yazid, menyambut hangat integrasi program ini sebagai wujud kemitraan konstruktif yang patut dipelihara dan diperluas. "Ini merupakan hal baru yang sangat bagus di tingkat sekolah dan harus terus kita pertahankan. Terima kasih kepada Ibu Gubernur Tinawati dan Ibu Wali Kota yang telah memfasilitasi kegiatan ini," ungkapnya menyampaikan apresiasi mendalam.

Pada kesempatan serupa, Ketua TP PKK Kota Tangerang Selatan, Tini Indrayanthi Benyamin Davnie, menerangkan perhelatan ini memicu motivasi besar untuk mengeskalasi jangkauan program PKK Mengajar menyongsong tahun 2027 kelak. Skema intervensi ini dipercaya efektif mendampingi tunas muda, khususnya kalangan Generasi Z, supaya berevolusi menjadi pribadi terpelajar, berintegritas tinggi, dan senantiasa mencurahkan konsentrasi pada capaian ilmu.

"Kami ingin memberikan pesan kepada anak-anak agar menjadi diri sendiri, menjadi pribadi yang cerdas, elegan, dan fokus pada pendidikan, serta mampu menjadi contoh yang baik bagi lingkungannya," tutup Tini mengakhiri pernyataan resminya.

banner 336x280