Bidang Profesi dan Pengamanan Kepolisian Daerah Kalimantan Timur memperkenalkan inovasi teknologi anyar bertajuk SIMPATI PROPAM. Terobosan digital tersebut dirancang guna memperkokoh pengawasan internal sekaligus mendeteksi potensi pelanggaran anggota kepolisian secara komprehensif.
BALIKPAPAN – Inovasi berbasis sistem digital bernama SIMPATI PROPAM resmi diluncurkan oleh Bidpropam Polda Kaltim demi mendongkrak ketepatan serta efektivitas pengawasan internal korps Bhayangkara. Platform ini berfungsi sebagai sarana terpadu untuk monitoring, pengawasan, analisis, dan deteksi dini dalam penanganan persoalan disiplin seluruh personel kepolisian di daerah.
Sistem terintegrasi ini lahir sebagai proyek perubahan gagasan Kasubbid Provos Bidpropam Polda Kaltim, AKBP I Nyoman Suantara, saat mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XXVI Tahun 2026.
"Pengawasan tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga pencegahan. Dengan data yang terintegrasi, pimpinan dapat melakukan pemantauan dan mengambil keputusan secara lebih cepat, tepat dan akurat," kata AKBP I Nyoman Suantara saat memberikan keterangan di Balikpapan pada hari Selasa.
Digitalisasi dan Penggabungan Data Perkara Personel
SIMPATI PROPAM dibangun untuk memadukan seluruh proses penanganan pelanggaran secara menyeluruh dan digital. Alur kerja di dalamnya memuat tahapan pencatatan aduan kepolisian, agenda pemeriksaan saksi maupun terlapor, laporan perkembangan berkas perkara, jalannya sidang disiplin, hingga rekam jejak vonis dan sanksi anggota.
Berkat penyatuan data yang tertata rapi, jajaran petinggi Polri dapat mengawasi jalannya penanganan kasus secara transparan serta seketika. Tak hanya itu, platform tersebut juga ditunjang mekanisme early warning system (EWS) untuk mengenali indikasi pelanggaran lebih awal berdasarkan catatan riwayat anggota terkait.
Proses perancangan sistem berbasis digital ini turut menggandeng Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (Bid TIK) Polda Kaltim. Sinergi ini diwujudkan lewat pembentukan tim kerja efektif, perumusan tata kelola sistem, penyelenggaraan bimbingan teknis operator, serta diskusi kelompok terarah (FGD) bersama jajaran Seksi Propam tingkat Polres.
Direncanakan Menjangkau Polsek di Seluruh Wilayah
Kepala Bidang Propam Polda Kaltim, Kombes Pol Hariyanto, menegaskan komitmen penuh pihaknya untuk terus menyempurnakan implementasi aplikasi baru ini sebagai langkah berkelanjutan dalam meningkatkan mutu kontrol pengawasan jajaran kepolisian.
"Ke depan, penerapan sistem ini akan terus kita dorong dan perluas hingga tingkat kepolisian sektor agar pengawasan terhadap personel berjalan semakin menyeluruh, terukur, dan berbasis data," tutur Kombes Hariyanto secara tegas.
Ekspansi pemanfaatan sistem sampai unit kepolisian sektor bertujuan agar kontrol operasional dapat menyentuh tingkatan paling mendasar secara berdaya guna. Mengandalkan kemajuan teknologi informasi, Bidpropam Polda Kaltim berharap penegakan aturan berjalan makin terbuka, meminimalkan residivisme pelanggaran personel, dan memacu kepercayaan publik pada institusi kepolisian.
Materi pemberitaan ini disunting melalui pemanfaatan bantuan teknologi kecerdasan buatan.






