Jakarta, CNBC Indonesia – Menyambut peringatan Hari Pangan Nasional, CNBC Indonesia menggelar program khusus World Food Day bertajuk "Inovasi untuk Kedaulatan Pangan Indonesia" guna mengulas berbagai langkah strategis demi terwujudnya ketahanan pangan di Tanah Air.
Dalam forum World Food Day tersebut, Deputi II Kemenko Pangan, Widiastuti, memaparkan langkah kementeriannya untuk mempererat penyelarasan kebijakan antar-K/L. Langkah ini ditujukan guna menggenjot hasil pertanian, mematangkan iklim usaha tani, serta mengoptimalkan serapan panen demi menggapai target swasembada sekaligus kemandirian pangan nasional.
Penyelarasan program ini digarap menyeluruh dari hulu hingga hilir, mencakup penataan target panen, alur logistik, implementasi inovasi teknologi, sokongan modal industri agribisnis, serta jaminan kepastian pasar dan pengokohan kelompok tani.
Menyoroti komoditas beras, Kepala Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Pertanian Tanaman Padi, Amin Nur, menerangkan strategi penguatan hasil gabah melalui perakitan varietas baru serta modernisasi budidaya. Lembaga BRMP Mektan saat ini telah menelurkan terobosan benih bermutu tinggi yang dipakai mayoritas petani nasional, mengusung kelebihan adaptif terhadap anomali cuaca ekstrim seperti kondisi kekeringan maupun genangan air asin.
Pada kesempatan serupa, Direktur Utama Rumah Tani, Bahtiar, mengungkapkan rintangan besar yang dihadapi petani, terutama persoalan distribusi komoditas pangan. Ketimpangan ini terlihat ketika Pulau Jawa dan Sumatra mencatat kelebihan suplai, namun kawasan Sulawesi justru menghadapi kelangkaan beras. Alhasil, kalangan petani sangat mendambakan revitalisasi jalur logistik supaya pasokan berlimpah dapat tersebar merata.
Menyikapi persoalan tersebut, Rumah Tani bertindak sebagai pengatur rantai pasok yang mengaitkan sentra penghasil pangan langsung kepada konsumen akhir sehingga terbentuk ekosistem pertanian yang kukuh dan berkelanjutan.
Ulasan komprehensif dapat disaksikan lewat perbincangan Shania Alatas bersama Deputi II Kemenko Pangan Widiastuti, Direktur Utama Rumah Tani Bahtiar, serta Kepala Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Pertanian Tanaman Padi Amin Nur pada ajang World Food Day, CNBC Indonesia (Jumat, 30/10/2026).







