Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Menko Yusril Ancam Tindak Tegas Oknum Petugas

Posted on
banner 336x280

Menko Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, akhirnya angkat bicara menanggapi kabar temuan sarana serba mewah di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cibinong, Jawa Barat.

Dirinya memastikan tindakan tegas siap diambil jika terbukti ada aparatur pemasyarakatan maupun petugas Lapas Cibinong yang ikut andil menghadirkan fasilitas berlebih bagi warga binaan.

banner 468x60

Hukuman disiplin berat juga menanti jika sarana temuan Ombudsman RI itu ternyata sengaja diperjualbelikan demi meraup keuntungan pribadi.

“Kalau pejabat PAS atau pegawai LP Cibinong yang bersalah mengadakan fasilitas tersebut, apalagi mengomersialkannya, jajaran Kementerian Imipas tidak akan segan-segan menjatuhkan sanksi,” kata Yusril saat memberikan keterangan di Jakarta, Kamis (24/9).

Namun sebelum menjatuhkan hukuman, Yusril menginginkan laporan Ombudsman itu diverifikasi lewat pengecekan lapangan yang transparan. Dirinya mengaku terus berkomunikasi intensif bersama Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan sedari kemarin hingga pagi guna menentukan langkah penyelesaian.

“Kami memutuskan hari ini media dipersilakan meliput secara langsung seperti apa temuan Ombudsman tersebut. Apakah benar ada fasilitas mewah berstandar apartemen di sana,” ucap Yusril.

Prinsip keterbukaan dinilai amat penting demi mengidentifikasi fungsi riil ruangan tersebut serta memverifikasi siapa saja pihak yang memanfaatkannya.

“Kalau ada, pastikan fasilitas apa itu. Apakah itu rumah pegawai di dalam Lapas, tempat asimilasi napi menjelang bebas, atau memang benar itu fasilitas mewah untuk para napi tertentu yang sanggup membayar,” tuturnya.

Beri Kesempatan Klarifikasi bagi Ombudsman

Selain langkah penelusuran, Yusril turut memberikan ruang klarifikasi kepada Ombudsman seandainya temuan tersebut meleset dari fakta lapangan atau muncul kekeliruan sudut pandang mengenai sarana bersangkutan.

“Seandainya temuan Ombudsman itu tidak benar, atau mereka salah persepsi, ya kami persilakan mereka melakukan klarifikasi secara terbuka,” jelasnya.

Mantan Mensesneg ini memandang polemik semacam ini harus diuji melalui pembuktian nyata tanpa prasangka agar tidak memicu kegaduhan liar tanpa dasar.

“Jangan ada dusta di antara kita. Tapi jangan pula ada fitnah di antara kita,” tegas mantan ketua umum PBB tersebut.

Oleh sebab itu, awak media dipersilakan meninjau langsung blok hunian di Lapas Cibinong guna menyaksikan situasi konkret sarana yang kini disorot publik.

“Sebagai sesama abdi negara, mari kita saling terbuka. Itu sebabnya, silakan media datang ke LP Cibinong dan lihat semua fakta yang ada di sana dan beberkan secara terbuka apa yang ada di sana,” tutup Yusril.

Simak informasi teraktual dan tepercaya lewat kanal Berita Liputan6.

Menko Yusril Tanggapi Buku Islam Ala Prabowo: “Saya Tidak Menulis, Hanya Diwawancarai”

Deretan Hoaks yang Catut Yusril Ihza Mahendra, Cek Faktanya

Cek Fakta: Bantahan Menko Yusril Terkait Kericuhan Ormas Tanggal 27 Agustus 2026

banner 336x280