Tantangan Investasi Kawasan Industri: HKI Soroti Hambatan Regulasi dan Perizinan

Posted on

Jakarta, CNBC Indonesia – Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) mengungkapkan beragam kendala dalam menarik modal ke kawasan industri nasional, mencakup kerumitan izin, aturan berbelit, hingga lemahnya sinergi antarlembaga yang memicu keraguan pemodal.

Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri Indonesia, Akhmad Ma’ruf Maulana, menuturkan bahwa kemerosotan peringkat daya saing Tanah Air pada IMD World Competitiveness Ranking (WCR) 2026 menuju urutan ke-48 dari 70 negara kian mempersulit realisasi penanaman modal.

HKI menilai alur birokrasi yang berbelit tetap menjadi rintangan terbesar bagi calon penanam modal asing. Karena itu, sinkronisasi regulasi mutlak dibutuhkan, sekaligus pembentukan badan khusus yang bertugas mengawal implementasi investasi secara langsung di lapangan.

Saat ini, Kawasan Industri Wiraraja Madura disiapkan guna menjaring komitmen senilai Rp 12 triliun pada bidang bioetanol, furnitur, tekstil, dan panel surya dari investor asal China, Dubai, serta Korea.

Bagaimana strategi kawasan industri memperkokoh daya saingnya menghadapi tantangan tersebut? Saksikan ulasan lengkap dialog Serliana Salsabila bersama Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri Indonesia, Akhmad Ma’ruf Maulana, melalui Manufacture Check di CNBC Indonesia (Rabu, 16/09/2026).