Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi berpotensi melanjutkan tren kenaikan pada sesi transaksi Rabu (21/10).
Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menilai pergerakan IHSG masih menyimpan peluang naik dalam rentang waktu singkat guna menguji kisaran level 5.328 hingga 5.458.
Kendati demikian, para pelaku pasar diminta tetap siaga mengantisipasi risiko pelemahan arah yang bisa menekan laju indeks menuju rentang 5.093 sampai 5.191.
"Pada jangka pendek, IHSG diperkirakan berada pada bagian wave iv dari wave (iii) dari wave [v]. Indeks berpeluang menguji 5.328-5.458, tetapi tetap waspadai potensi koreksi menuju 5.093-5.191," kata Herditya lewat laporan riset hariannya.
Herditya menakar titik support indeks berada pada 4.915 dan 4.754, sementara resistance di level 5.318 serta 5.563 hari ini. Pihaknya merekomendasikan saham AKRA, GOTO, PSAB, dan MDKA.
Pada kesempatan lain, Analis Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta memproyeksikan IHSG berpeluang meneruskan fase rebound seusai tekanan jual masif sebelumnya, didorong indikator teknikal positif serta serapan beli pemodal lokal.
Walau begitu, lonjakan ini dinilai belum menggambarkan pemulihan sentimen pasar seutuhnya lantaran kekhawatiran terkait evaluasi indeks MSCI masih menjadi beban sentimen.
"Kenaikan IHSG di tengah aksi jual bersih investor asing sebesar Rp2,13 triliun menunjukkan investor domestik masih mampu menyerap tekanan jual. Namun, penguatan ini masih berpotensi berupa technical rebound, sehingga efektivitas kebijakan BEI dan pembenahan transparansi serta tata kelola pasar tetap menjadi perhatian," tutur Ivan.
Dirinya menaksir area support indeks hari ini ada di 5.111 serta 4.907, dengan batas resistance 5.333 dan 5.597. Ivan menyodorkan saham INKP, RAJA, juga TPIA.
IHSG sendiri parkir pada posisi 5.278 pada penutupan perdagangan Selasa (20/10) sore. Indeks melompat 282,27 poin atau terapresiasi 5,65 persen dibanding sesi sebelumnya.
Berdasarkan data RTI Infokom, nilai transaksi membukukan angka Rp26,54 triliun dengan volume perdagangan menyentuh 56,78 miliar saham.
Hingga penutupan kemarin, terdapat 670 saham melonjak, 99 saham melemah, dan 30 saham berakhir stagnan.
Catatan Redaksi: Artikel ini bukan merupakan ajakan membeli atau menjual saham tertentu. Segala keputusan transaksi investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca.
