Aparat kepolisian menepis kabar burung yang mengklaim bahwa korban wanita berinisial TL, yang ditendang hingga jatuh tersungkur di area pujasera mal kawasan Jakarta Pusat, bermaksud melakukan tindak pencurian.
“Berita bohong itu,” tegas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto saat memberikan keterangan pada hari Minggu (20/9/2026).
Ia menerangkan bahwa aksi penendangan tersebut dipicu kekesalan pelaku berinisial RS yang merasa langkah maupun ruang geraknya sempat terhalang oleh posisi sang korban.
“Dari hasil pemeriksaan penyidik, terduga pelaku merasa terganggu dihalangi korban,” jelas Budi.
Selain itu, Budi memaparkan latar belakang terlapor yang diketahui belum mempunyai pekerjaan tetap serta masih menetap di kediaman orang tuanya sampai sekarang.
“Hasil pemeriksaan masih tinggal bersama orang tua dan tidak bekerja,” tutur perwira menengah tersebut.
Terancam Jeratan Pasal Penganiayaan
Pihak kepolisian sebelumnya resmi menaikkan status hukum RS (44) menjadi tersangka usai insiden kekerasan fisik yang menimpa TL di pusat perbelanjaan Jakarta Pusat tersebut.
Tersangka kini dijerat dengan ketentuan Pasal 466 KUHP. Kasubdit IV Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Abdul Rahim menyebut status hukum tersebut diputuskan seusai serangkaian proses pendalaman intensif oleh aparat.
“Sudah (tersangka),” ungkap Abdul Rahim kepada rekan-rekan media, Sabtu (19/9/2026).
Abdul Rahim turut menegaskan fakta bahwa antara pihak korban dan sang pelaku sama sekali tidak mempunyai relasi kedekatan maupun pertemanan sebelumnya.
“Yang pasti korban dan tersangka tidak saling kenal,” terang Abdul Rahim secara lugas.
Beredar Luas Lewat Kamera Pengawas
Peristiwa ini menjadi sorotan publik setelah cuplikan kamera pengawas yang merekam jelas aksi pemukulan tersebut tersebar luas di jagat maya.
Pada video itu, terlihat perempuan mengenakan busana warna putih tengah berdiri membelakangi stan makanan. Sementara di area belakangnya, seorang pria berpakaian kaus hitam tampak duduk menyantap santapan.
Secara mendadak, lelaki itu bangkit dari kursinya lalu melayangkan tendangan keras menyasar punggung wanita tersebut. Dorongan itu seketika membuat korban terpelanting dan jatuh menelungkup ke permukaan ubin.
Usai melancarkan tendangannya, pelaku terlihat membentak-bentak sang perempuan, sebelum akhirnya korban memutuskan segera beranjak dari tempat kejadian perkara.







