Pemilihan bahan bakar berkualitas menjadi perhatian utama setiap skuad balap demi menjaga ketangguhan laju sepeda motor di lintasan Pertamina Mandalika Racing Series (MRS) 2026. Sepanjang gelaran ajang bergengsi tersebut, seluruh kontestan mengandalkan Pertamax Turbo sebagai bahan bakar resmi mereka.
Bahan bakar dengan angka Research Octane Number (RON) 98 tersebut diformulasikan guna memenuhi kebutuhan dapur pacu motor balap yang dipaksa bekerja pada putaran mesin tinggi. Di samping menentukan bahan bakar yang presisi, para mekanik juga mengutak-atik mesin serta suspensi demi memeras kemampuan terbaik dari tunggangan mereka.
Kandungan pada bahan bakar ini terbukti mampu mengoptimalkan pembakaran internal sekaligus meredam potensi knocking atau detonasi pada dapur pacu yang menerapkan perbandingan kompresi tinggi.
Rider andalan Yamaha LFN HP969 Racing Team, Fahmi Basam, menyatakan dirinya setia menggunakan bensin Pertamax Turbo selama mengaspal di kejuaraan tersebut. Dirinya menilai kemampuan bahan bakar ini sangat mumpuni untuk mendukung tuntutan balapan kompetitif.
"Selama balapan, saya menggunakan Pertamax Turbo, dan performanya oke," ujar Fahmi dikutip Minggu (8/11).
Fahmi Basam sendiri sukses menyabet trofi Juara Umum untuk kategori National Sport 150cc (NS150) pada Pertamina MRS 2026. Baginya, ajang kompetisi nasional ini menjadi sarana berharga dalam mempersiapkan diri sebelum bertarung di ajang yang jauh lebih tinggi, terutama kelas AP250 Asia Road Racing Championship.
"Alhamdulillah sangat membantu saya dan tim untuk melakukan persiapan Asia Road Racing Championship, karena di sini kami sekaligus bisa melakukan setup motor, mesin, suspensi, dan lainnya," ungkap Fahmi.
Penilaian serupa diungkapkan teknisi Tim Yamaha NitiRacing DRS35 Pikoli Dynavolt, Edwin. Berdasarkan kacamata teknisnya, pemakaian bensin Pertamax Turbo selama kompetisi berjalan sangat lancar tanpa menimbulkan kendala berarti bagi jeroan motor balap mereka.
"Pertamax Turbo kami gunakan untuk balapan dan sejauh ini aman, tidak ada kendala. Dari sisi oktan juga bisa dibilang konsisten. Untuk tarikan motor tidak ada masalah, tinggal bagaimana kami menyesuaikan setting dan tuning mesin agar performanya optimal," jelas Edwin.
Edwin memaparkan bahwa modifikasi setelan mesin adalah rutinitas penting seorang mekanik guna memastikan motor menghasilkan tenaga maksimal sesuai gaya balap rider. Ketersediaan bahan bakar yang seragam memudahkan tim mengotak-atik aspek teknis sesuai karakter unik tiap motor.
Pemanfaatan bensin Pertamax Turbo dalam kejuaraan level nasional ini turut membuktikan kapasitas produk energi domestik dalam menyokong industri otomotif serta kancah motorsport Tanah Air.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menegaskan keterlibatan bensin Pertamax Turbo di ajang Pertamina MRS membuktikan keseriusan perusahaan memperkuat motorsport nasional lewat kompetisi dan energi bermutu tinggi.
"Pertamina memiliki kebanggaan tersendiri karena produk anak bangsa, Pertamax Turbo, dipercaya menjadi bahan bakar dalam kompetisi balap nasional. Ini menunjukkan bahwa Indonesia memiliki produk energi berkualitas yang mampu mendukung kebutuhan performa kendaraan di lintasan balap," ujar Baron.
Menurut keterangan Baron, peran aktif perseroan pada gelaran Pertamina MRS bertujuan menciptakan pembinaan talenta pembalap muda berbakat secara berkelanjutan.
Digulirkan pertama kali pada 2023, Pertamina MRS konsisten menjadi wadah mengasah kemampuan, menambah jam terbang bertarung, sekaligus pijakan bagi pembalap sebelum naik kelas ke panggung lebih tinggi.
"Melalui Pertamina MRS, kami ingin menunjukkan bahwa produk Pertamina bukan hanya hadir untuk mendukung mobilitas sehari-hari, tetapi juga menjadi bagian dari pengembangan dunia balap. Lebih dari itu, kami ingin terus mendukung lahirnya talenta-talenta Indonesia yang mampu bersaing hingga ke tingkat internasional," jelas Baron.
Dirinya menambahkan, ekosistem motorsport nasional membutuhkan sinergi kokoh dari promotor, tim balap, pebalap, produsen otomotif, serta para pemangku kepentingan.
"Kami berharap Pertamina MRS terus menjadi wadah lahirnya pembalap-pembalap Indonesia yang mampu melangkah ke kompetisi internasional. Pertamina ingin tumbuh bersama ekosistem motorsport nasional, menghadirkan produk terbaik, sekaligus menjadi bagian dari perjalanan prestasi anak bangsa menuju panggung dunia," tutup Baron.
