Perkuat Efisiensi dan ESG, Adhi Karya Pacu Kinerja Konstruksi Nasional

Posted on
banner 336x280

Jakarta, CNBC Indonesia – Perusahaan pelat merah sektor konstruksi, PT Adhi Karya, menegaskan kesiapannya menyukseskan agenda pembangunan nasional yang kokoh serta bermutu di era kepemimpinan Presiden Prabowo, mencakup sektor ketahanan pangan, energi, sumber daya air, hilirisasi, industri, sampai jaringan transportasi.

Kini Adhi Karya menggarap lima proyek berskala paling masif, meliputi Penanganan Tanggap Darurat Aceh, Sumut, dan Sumbar, Tambak Udang Waingapu, Soda Ash PKT Paket C, Sekolah Rakyat Tahap 3 Papua, serta Bandara Sentani. Di samping itu, perseroan memacu lini infrastruktur perkeretaapian lewat pengerjaan LRT Jabodebek, MRT Fase 2, serta North-South Commuter Railway (NCSR).

banner 468x60

Guna menjaga ketahanan finansial demi menopang agenda pembangunannya, Moeharmein Zein Chaniago selaku Direktur Utama Adhi Karya menegaskan akselerasi efisiensi di berbagai lini korporasi, mulai perancangan awal sampai realisasi proyek demi mewujudkan keunggulan operasional.

Digitalisasi juga ditempatkan sebagai penggerak utama penguatan industri konstruksi untuk menyatukan rantai operasional, supervisi proyek, pengadaan, pengendalian pengeluaran, serta pembuatan keputusan berbasis data. Langkah ini bertujuan memacu penyelesaian pekerjaan secara cepat, meningkatkan hasil kerja, sekaligus menghadirkan nilai tambah.

Bagaimana formula ekspansi infrastruktur perseroan dalam menjaga kelestarian serta implementasi aspek Environmental, Social, and Governance (ESG)? Ikuti ulasan komprehensif wawancara Serliana Salsabila bersama Direktur Utama Adhi Karya, Moeharmein Zein Chaniago, di Closing Bell CNBC Indonesia (Selasa, 06/10/2026).

banner 336x280