Jakarta, CNBC Indonesia – Pemerintah melalui Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan kabar terbaru terkait seleksi penerimaan Aparatur Sipil Negara (ASN). Menurut keterangannya, registrasi calon ASN (CASN) dijadwalkan mulai dibuka sepanjang bulan ini, tepatnya November 2026.
Oleh sebab itu, segenap calon peminat seleksi CASN diimbau lekas bersiap-siap.
Sebelum memasuki tahapan pendaftaran CPNS, para pelamar sangat disarankan mengumpulkan deretan berkas persyaratan utama. Selain itu, pemahaman mendalam terkait formasi posisi yang hendak dituju juga mutlak dibutuhkan.
Mengacu pada rujukan teknis seleksi periode sebelumnya, inilah rincian berkas wajib yang mesti disiapkan sedini mungkin sebelum gerbang registrasi CASN resmi dimulai:
– Kartu Keluarga (KK)
– Kartu Tanda Penduduk (KTP) ataupun Surat Keterangan resmi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
– Ijazah pendidikan
– Transkrip Nilai akademis
– Pas Foto terbaru (wajib memakai latar merah)
– Berkas pendukung lain selaras aturan formasi instansi tujuan.
Perlu dicatat pula, mekanisme pendaftaran sebelumnya mewajibkan penggunaan meterai elektronik (e-meterai) di berbagai surat, semacam surat lamaran serta surat pernyataan bermaterai.
Pembelian e-meterai legal dapat diakses lewat kanal distributor resmi mitra binaan Perum Peruri.
Adapun daftar sejumlah distributor tepercaya penyedia e-meterai tersebut mencakup:
– PT Peruri Digital Security (PDS) (https://e-meterai.co.id/)
– PT Mitra Pajakku (https://pajakku.e-meterai.co.id/)
– PT FINNET INDONESIA (https://finnet.e-meterai.co.id/)
– PT Mitracomm Ekasarana (https://mitracomm.e-meterai.co.id/)
– Koperasi Swadharma (https://swadharma.e-meterai.co.id/).
Faktor Pemicu Pembukaan CASN
Mensesneg Hadi membeberkan, tahapan CASN resmi digulirkan sesudah tercapainya mufakat antara pihak pemerintah dan parlemen Senayan.
"Kita bersepakat untuk melakukan rekrutmen yang akan dilaksanakan tahun ini juga November ini akan dilakukan proses pendaftaran," kata Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Jumat (6/11/2026). Kesepakatan penting itu terjalin seusai Prasetyo bersama Menteri PAN RB Rini Widyantini, Menteri Agama Nasaruddin Umar berkoordinasi langsung dengan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad beserta jajaran.
Prasetyo menambahkan, agenda perekrutan ASN amat krusial demi kelancaran roda birokrasi, mengingat tingginya angka abdi negara yang menginjak masa pensiun.
"Memang diperlukan dalam melakukan penyegaran dan komposisi PNS kita karena secara alamiah tentu setiap tahun ada PNS kita yg memasuki masa usia pensiun," jelasnya.
Pengelolaan teknis seleksi ke depan bakal diserahkan penuh pada Kementerian PANRB.
"Jadi bagi adek-adek kita perlu dipersilahkan untuk mengikuti pengumuman dan dipersiapkan diri untuk seluruh rangkaian tes CPNS," ucap Hadi.
