Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Manado mengoptimalkan sistem aplikasi Perlinsos demi menjamin keakuratan sasaran data penerima bantuan sosial, melalui kolaborasi bersama tiga instansi dinas serta jajaran TNI dan Polri.
Kepala Disdukcapil Kota Manado, Erwin S. Kontu, menegaskan bahwa penerapan aplikasi Perlinsos berfungsi mengunci ketepatan data warga penerima bantuan sosial (bansos). Keterangan resmi tersebut disampaikannya langsung di Manado pada hari Rabu, berkaitan dengan agenda digitalisasi skema perlindungan sosial di wilayah setempat.
Erwin memaparkan, platform Perlinsos sengaja dibangun guna mencocokkan fakta bahwa penerima bansos sungguh-sungguh selaras dengan profil administrasi kependudukan yang sah. "Adanya aplikasi Perlinsos, proses pendaftaran dan sebagainya itu, tujuannya lebih memastikan bahwa yang menerima bansos itu tepat sasaran dan sesuai dengan subjek si penerima bansos," tuturnya.
Dirinya menyoroti persoalan klasik yang kerap muncul di lapangan, di mana berkas tercatat atas nama pihak A, akan tetapi fisik bantuan justru dinikmati oleh individu B. "Di sinilah manfaat aplikasi Perlinsos untuk bisa membantu memastikan itu," kata Erwin menegaskan.
Manado Masuk 100 Kota Percontohan Awal
Penerapan program aplikasi Perlinsos di wilayah Kota Manado sendiri telah bergulir terhitung sejak Juni 2026. Ibu kota Sulawesi Utara ini terpilih sebagai bagian dari kelompok 100 kota perdana yang dijadikan wilayah percontohan agenda digitalisasi berskala nasional tersebut.
Pelaksanaan program terpadu di Manado tersebut disokong oleh tiga satuan kerja penting. Dinas Sosial bertindak sebagai penanggung jawab utama penyaluran bansos. Pada sisi lain, Disdukcapil berkonsentrasi penuh memfasilitasi aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). Sedangkan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menangani kesiapan infrastruktur jaringan, kebutuhan dokumentasi, hingga materi edukasi sosialisasi.
Sinergi TNI-Polri Percepat Capaian Program
Erwin menaruh harapan besar bahwa keikutsertaan personel TNI dan Polri sanggup menggenjot percepatan program digitalisasi Perlinsos secara lebih luas dan lekas tuntas. "Kemarin kita dipanggil, dinas kabupaten dan kota dipanggil ke Polda, Polres untuk aktivasi IKD dan nantinya bapak ibu TNI dan Polri akan menjadi bagian seperti kami menjadi agen Perlinsos," ungkapnya.
Melihat jejaring kolaborasi kuat yang menyentuh lapisan akar rumput, ia sangat percaya diri kebijakan Presiden Prabowo Subianto ini mampu berjalan mulus. Erwin pun optimis seluruh target realisasi di Kota Manado rampung tepat waktu.





