Jakarta, CNBC Indonesia – Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyerahkan daftar nama usulan calon penerima anugerah gelar pahlawan nasional 2026 langsung kepada Presiden Prabowo Subianto. Penyerahan berkas tersebut berlangsung saat agenda pertemuan resmi di Istana Merdeka pada hari Rabu (4/11/2026).
Agenda pertemuan khusus ini membedah rekomendasi dari pihak Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK) sehubungan rencana pemberian gelar kehormatan Pahlawan Nasional untuk sejumlah tokoh bangsa bertepatan dengan momen Hari Pahlawan 2026.
"Sore ini, saya sebagai Menteri Kebudayaan dan Ketua Dewan GTK tiba di Istana Merdeka untuk menyampaikan usulan kepada Presiden Prabowo Subianto @prabowo berupa rekomendasi Dewan Gelar, Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan (GTK) tentang Anugrah Pahlawan Nasional dalam rangka Hari Pahlawan 2026," demikian keterangan Fadli Zon melalui akun Instagram miliknya @fadlizon, Kamis (5/11/2026).
Ketika audiensi berlangsung, Mendikbud memaparkan catatan pertimbangan Dewan GTK yang telah menuntaskan serangkaian tahapan riset mendalam serta telaah komprehensif berjenjang. Penjaringan berjalan mulai dari Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) wilayah kabupaten/kota serta provinsi, hingga tingkat Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) di naungan Kementerian Sosial.
Kemudian, seluruh berkas kajian ilmiah tersebut dimatangkan kembali lewat sidang pleno internal Dewan GTK sebelum diserahkan menuju meja Kepala Negara. Rangkaian tata cara ini merupakan regulasi wajib dalam penetapan figur pahlawan baru.
Pelaporan usulan resmi ini menjadi mekanisme konstitusional pemerintah dalam menganugerahkan titel Pahlawan Nasional bagi para pejuang yang terbukti berdedikasi luar biasa bagi bangsa.








