Menteri ESDM Bahlil Tegaskan Ekspor Tambang dan Energi Wajib Langsung ke Negara Tujuan

Posted on
banner 336x280

Aktivitas pengapalan aneka komoditas mentah seperti gas bumi tidak boleh lagi melewati pihak ketiga.

JAKARTA – Seluruh hasil sektor pertambangan beserta energi asal Indonesia kini diharamkan mampir di negara transit sebelum tiba pada pihak pembeli. Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menginstruksikan supaya pengiriman ekspor sumber daya alam (SDA) ditujukan langsung menuju negara pembeli akhir.

Instruksi tegas tersebut diutarakan Bahlil sewaktu meresmikan gelaran Mineral dan Batubara Convention – Expo (Minerba Convex) 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada Senin (2/11/2026), di depan deretan petinggi korporasi, perwakilan asosiasi, kalangan akademisi, serta para praktisi industri tambang.

"Pak Dirjen, saya perintahkan jangan lagi ada pengiriman sumber daya alam kita, kalau kita ekspor, lewat transit negara tertentu. Langsung saja," ungkap Bahlil melalui siaran pers resmi.

Bahlil memberi gambaran, pendistribusian komoditas layaknya gas alam cair (LNG) ataupun produk tambang menuju pasar Tiongkok, Jepang, maupun Korea Selatan semestinya diangkut secara langsung dari Nusantara tanpa perlu singgah serta dibubuhi cap pengesahan negara perantara yang lantas mengklaim produk itu sebagai barang ekspor mereka.

"Indonesia ini negara berdaulat, bukan negara yang bisa diatur-atur oleh siapa pun, tidak boleh!" ujarnya dengan lugas.

Selain itu, Bahlil mengingatkan supaya eksploitasi SDA tidak dilakukan secara berlebihan. Baginya, pengelolaan kekayaan alam wajib memakai prinsip tata kelola yang tepat, benar, serta tidak dijalankan secara serampangan.

Pada forum tersebut, Bahlil pun menggarisbawahi urgensi pemeliharaan stabilitas antara ketersediaan pasokan serta besaran permintaan (supply and demand) pada pasar internasional, sebagaimana dicontohkannya terhadap komoditas batu bara dan nikel.

Dilarang Singgah, Tambang dan Energi dari Indonesia Harus Dikirim Langsung ke Negara Tujuan Akhir

Bulog Punya 4,6 Juta Ton Beras, Bagaimana Kualitasnya?

BRI Insurance Perkuat Pengelolaan SDM Lewat Pengembangan Talenta dan Kepemimpinan

Bank Raya Catat 11.500 Pengguna Fitur Raya Active hingga Semester I 2026

Akses Trading Makin Mudah, Trader Dituntut Pahami Risiko