Mencoba LRT Rute Manggarai-Kelapa Gading: Dari Rasa Penasaran Hingga Solusi Transportasi Harian

Posted on
banner 336x280

Jakarta – Berselang satu hari sesudah peresmian resminya, rute LRT Jakarta yang menghubungkan Manggarai dan Kelapa Gading mulai dipadati masyarakat dengan bermacam-macam kepentingan. Pada hari Kamis (17/9/2026), penelusuran lapangan diawali langsung dari kawasan Stasiun KRL Manggarai, stasiun transit yang sekarang resmi menjadi simpul awal pemberangkatan jalur anyar tersebut.

Kendati begitu, pengalaman melancong ini menemui tantangan awal saat akses penghubung menuju bangunan LRT mesti dicari dengan susah payah.

banner 468x60

Pengguna jasa yang berada di area dalam Stasiun KRL Manggarai diwajibkan melangkah keluar terlebih dahulu, berjalan kaki menuju struktur bangunan LRT terpisah, sebelum akhirnya dapat menginjakkan kaki di area peron keberangkatan. Papan penunjuk jalan sebenarnya telah terpasang di sejumlah sudut, namun dimensinya yang tergolong mungil sempat memicu kebingungan bagi calon penumpang.

Untungnya, terdapat seorang petugas jaga yang sigap membantu mengarahkan rute. Begitu bangunan fisik LRT berhasil ditemukan, calon penumpang dapat segera naik menuju lantai peron dengan memanfaatkan fasilitas lift ataupun tangga berjalan.

Rangkaian kereta bergerak meninggalkan stasiun tepat pada pukul 11.55 WIB. Sepasang gerbong armada yang dijalankan pada saat itu tampak sarat oleh kerumunan warga hingga mayoritas deretan kursi tidak lagi menyisakan tempat kosong. Walhasil, perjalanan melintasi jalur rel menuju arah Kelapa Gading mayoritas dilewati dalam posisi berdiri bersama warga lainnya.

Kendati kondisi di dalam kabin cukup padat, kedisiplinan dan ketertiban seluruh penumpang tetap terjaga rapi. Sistem pengeras suara otomatis memperdengarkan nama stasiun persinggahan berikutnya dengan sangat jernih. Selain itu, kru operasional LRT yang bertugas di dalam kereta turut mengabarkan secara lisan begitu rangkaian bersiap merapat ke perhentian yang dituju.

Setelah meluncur sekitar 28 menit lamanya, rangkaian kereta akhirnya tiba di stasiun akhir Kelapa Gading pada pukul 12.23 WIB.

Sepanjang periode promo khusus yang dibuka sampai batas waktu 23 September 2026, ongkos tiket naik kereta LRT modern ini cuma dibanderol sebesar Rp 8 saja.

Setibanya di stasiun tujuan, masih dijumpai sejumlah catatan evaluasi ringan di lapangan. Terlihat salah satu unit tangga berjalan yang menuju lantai atas masih dalam kondisi padam atau tidak berfungsi. Walau demikian, perjalanan perdana ini secara menyeluruh telah menyajikan gambaran utuh perihal operasionalisasi rute angkutan massal yang baru dibuka untuk publik sehari sebelumnya.

Menanggapi beroperasinya trayek ini, Husnul Fitri selaku Kaprodi Kajian Pengembangan Perkotaan di Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan Universitas Indonesia (UI) menilai penambahan koridor ini memperkaya alternatif mobilitas harian warga.

“Dengan adanya kehadiran LRT ini itu diharapkan beban dari moda transportasi itu bisa terbagi ke LRT ini,” ujarnya.

Husnul menerangkan lebih lanjut bahwa banyaknya pilihan sarana bepergian sanggup membuka peluang lebih luas bagi warga ibu kota guna meninggalkan kendaraan pribadi demi beralih memakai transportasi publik. Akan tetapi, mutu perjalanan yang dirasakan pengguna sesungguhnya tidak cuma dinilai dari kenyamanan yang ada di dalam gerbong semata.

Kondisi kemudahan akses menuju stasiun, ketersediaan jalur pedestrian trotoar yang aman, serta pemenuhan sarana ramah penyandang disabilitas turut memegang fungsi yang amat vital. Tidak kalah penting, proses alih moda transportasi dari satu angkutan ke angkutan berikutnya harus dirancang secepat serta seefisien mungkin.

Selain itu, kepastian ketepatan waktu keberangkatan juga wajib dipelihara secara konsisten sehingga setiap orang bisa menghitung durasi perjalanan dengan akurat.

“Jadi ini paling tidak bisa membantu salah satu permasalahan transportasi di Jakarta, walaupun bukan satu-satunya,” kata Husnul.

Jadi Pilihan Baru

Di ruang kabin yang melaju, tiap-tiap pengguna kereta tentu menyimpan latar belakang tersendiri untuk menaiki rute transportasi baru ini.

Pasangan suami istri bernama Aminah dan Karim sengaja datang mendatangi stasiun LRT Manggarai didorong oleh hasrat sederhana: menjajal langsung koridor anyar sekalian pelesiran santai. Seusai tiba di stasiun pemberhentian Kelapa Gading, keduanya langsung memilih kembali naik kereta rute sebaliknya ke Manggarai.

“Iya, emang mau nyoba aja sih, jalan-jalan. Ternyata seru juga dan lumayan cepat dari LRT biasanya. Walau memang pas belokan masih agak tersendat dan lumayan kerasa, tapi masih cukup aman,” ujar Aminah.

Sementara bagi Isyana, keberadaan armada LRT bukan semata-mata ajang berekreasi sementara waktu. Mahasiswi yang satu ini langsung memanfaatkan fasilitas publik tersebut untuk kebutuhan mobilitas harian pergi dan pulang dari kampusnya.

Pada masa sebelumnya, ia selalu bergantung pada moda KRL yang memakan waktu tempuh perjalanan berkisar dua jam penuh. Berkat beroperasinya jalur LRT ini, durasi waktu perjalanannya diyakini terpangkas signifikan hingga lebih dari 30 menit lamanya.

“Menurut aku yang rumahnya dekat sama kawasan LRT ini praktis banget. Terus enak ya, dingin LRT-nya,” kata Isyana.

Meskipun merasa sangat terbantu, Isyana pribadi masih menantikan selesainya proyek penyambungan infrastruktur dari Manggarai secara menyeluruh. Dirinya pun berpendapat bahwa papan pengumuman menyangkut akses stasiun beserta peta rute wajib ditambah lebih banyak lagi supaya para pengguna perdana tidak merasa kebingungan di jalan.

Realitas operasional pada permulaan masa layanan memperlihatkan bahwa esensi bertransportasi massal tidak sekadar bertumpu pada laju kecepatan kereta untuk menyentuh titik perhentian terakhir.

Di sana terdapat proses pencarian jalan masuk menuju halte stasiun, kepadatan gerbong yang perlu diantisipasi, jaminan keterjangkauan prasarana penunjang, hingga kelancaran koneksi antarmoda yang secara serentak menentukan kepuasan para pengguna jalan.

Untuk sosok pasangan Aminah beserta suaminya Karim, rute LRT Manggarai-Kelapa Gading menjadi sarana rekreasi seru guna mengisi waktu luang dan menikmati sensasi anyar. Sementara untuk Isyana, koridor tersebut kini resmi menempati peran vital sebagai jalur utama penunjang aktivitas perkuliahan rutinnya.

Selama durasi 28 menit meluncur dari arah Manggarai menuju ke Kelapa Gading, koridor anyar LRT tersebut menyuguhkan dua sisi berbeda secara berdampingan: rasa penasaran masyarakat yang ingin mencicipi sensasi perdana sekaligus pemenuhan hajat mendasar atas angkutan massal yang efisien, mudah disambangi, dan dapat diandalkan setiap hari.

Dapatkan rangkuman informasi terkini serta tepercaya melalui Berita Liputan6

Pramono Targetkan Akses Pedestrian LRT ke KRL Manggarai Rampung September Ini

Sensasi Penumpang Lansia Jajal LRT Manggarai-Kelapa Gading

Perintah Prabowo ke Pramono Anung, Genjot Vertical Garden

LRT Manggarai-Dukuh Atas Dibangun Awal 2027, DKI Siapkan Rp 2,7 Triliun

Momen Prabowo Resmikan LRT Kelapa Gading-Manggarai

LRT Kelapa Gading-Manggarai Mulai Beroperasi, Tarif Rp 8 Selama 8 Hari

Prabowo Jajal LRT Kelapa Gading-Manggarai, Didampingi Pramono

Sempat Ditunda, LRT Jakarta Kepala Gading-Manggarai Diresmikan Siang Ini

Mau Coba LRT Kelapa Gading-Manggarai? Ini Cara Daftarnya

banner 336x280