KKP Pacu 4 Pelabuhan Perikanan Berstandar Internasional demi Industri Kelautan

Posted on

Jakarta, CNBC Indonesia – Pemerintah Republik Indonesia lewat Kementerian Kelautan dan Perikanan kian gencar memperkokoh sektor maritim nusantara lewat pendirian empat pelabuhan perikanan mutakhir berskala global guna memajukan industri tangkap ikan.

Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono, membeberkan agenda pemugaran empat pangkalan perikanan pada tahun 2026 mendatang. Fasilitas tersebut mencakup PPN Kejawanan Cirebon, PPN Pengambengan Bali, serta dua PPS di Cilacap dan Bitung Sulawesi Utara.

Strategi tersebut diupayakan demi memaksimalkan kekayaan laut sebagai penopang laju ekonomi domestik melalui tata kelola dermaga yang rapi. Pembaruan dermaga ini memakai skema Eco Fishing Port (EFP) yang memikat penanaman modal luar negeri, salah satunya dari Prancis.

Proyek pangkalan canggih tersebut bakal berlanjut ke dermaga lain layaknya Pelabuhan Bagan Siapi-api sekaligus mencakup peremajaan armada kapal nelayan. KKP menilai pembaruan kapal sangat krusial guna memperkuat daya saing serta mutu hasil laut Indonesia.

Saksikan perbincangan mendalam Andi Shalini bersama Menteri Kelautan dan Perikanan RI Sakti Wahyu Trenggono lewat program Squawk Box CNBC Indonesia (Kamis, 22/10/2026).