Iring-iringan mobil jenazah yang membawa anak paling bungsu Proklamator RI Soekarno, Guruh Soekarnoputra, sudah sampai di kediaman duka beralamat di Jalan Sriwijaya Raya Nomor 26, Kebayoran Baru, wilayah Jakarta Selatan, pada hari Sabtu (26/9/2026) pagi.
Rombongan ambulans bertuliskan serta berstiker PDI Perjuangan (PDIP) tersebut tampak merapat ke lokasi pemakaman transit kira-kira pukul 07.35 WIB.
Tibanya jasad almarhum langsung disambut aparat penjaga ketertiban beserta deretan pelayat yang sejak awal menanti di seputaran kediaman duka.
Berdasarkan situasi di area, suasana rumah duka kian dipadati massa. Barisan mobil tampak memenuhi pinggiran Jalan Sriwijaya Raya, sedangkan barisan personel berbaju gelap bersiaga menjaga area hunian duka.
Deretan papan bunga ungkapan belasungkawa juga mulai berjejer di pekarangan sekitar. Rangkaian bunga tersebut memuat ucapan dukacita mendalam atas berpulangnya Guruh Soekarnoputra.
Beberapa petinggi partai moncong putih juga terlihat berdatangan guna memberikan penghormatan terakhir. Salah satunya Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto yang datang berbalut busana kemeja hitam.
Tidak berselang lama, tampak hadir Ketua DPP PDIP Prananda Prabowo didampingi sang istri, Nancy Prananda. Mereka berdua kompak mengenakan setelan pakaian serba hitam.
Seperti diinformasikan, seniman legendaris Guruh wafat pada Sabtu dini hari. Beliau merupakan buah hati terakhir dari pasangan Presiden Soekarno serta Fatmawati. Beliau mangkat pada umur 73 tahun.
Terkait Rencana Pemakaman Guruh Soekarnoputra, Ini Keterangan PDIP
Keluarga besar PDI Perjuangan menyampaikan belasungkawa amat dalam mengenai kepergian Mohammad Guruh Irianto Sukarnoputra atau Guruh Soekarnoputra. Partai berlambang banteng bulat tersebut memasrahkan seluruh tata cara pemakaman kepada pihak keluarga.
"Saat ini sedang dibawa ke rumah duka. Soal pemakaman akan disampaikan pihak keluarga," terang Juru Bicara PDI Perjuangan Guntur Romli sewaktu dikonfirmasi, Jumat (26/9/2026).
Sosok Guruh yang diketahui adik dari Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, tutup usia bertepatan pada hari Sabtu 26 September 2026 jam 04.16 WIB di RS Siloam, Jakarta.
"Mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya atas segala kesalahan dan kekhilafan dari Almarhum Tercinta," tutur Hasto Kristiyanto selaku Sekjen PDI Perjuangan.
"Selanjutnya mohon doa, semoga almarhum husnul khotimah serta Allah SWT menerima semua amal ibadahnya, diampuni dan dihapuskan segala dosa-dosa dan menempatkannya di tempat yang terbaik di sisi-Nya."
Hasto menuturkan, segenap internal PDI Perjuangan betul-betul merasakan duka kehilangan sosok almarhum. "Beliau dikenang sebagai seniman besar, sosok Marhaenis, dan pejuang partai."
"Berkaitan dengan hal tersebut, kepada seluruh jajaran DPP, DPD, DPC, PAC, Ranting, hingga Anak Ranting agar mengibarkan Bendera PDI Perjuangan Setengah Tiang selama 7 Hari," tutup Hasto.
Simak informasi teraktual dan kredibel melalui Berita Liputan6








