Jamu Bhayangkara FC yang Belum Terkalahkan, PSIM Yogyakarta Usung Misi Bangkit

Posted on
banner 336x280

Juru taktik sementara Guntur Cahyo Utomo menegaskan tekad kuat PSIM Yogyakarta untuk segera bangkit sekaligus membawa pulang poin kala bersua Bhayangkara FC dalam lanjutan BRI Super League di Bandar Lampung.

BANDAR LAMPUNG – Misi kebangkitan diusung oleh skuat PSIM Yogyakarta ketika meladeni perlawanan Bhayangkara FC pada laga pekan keenam BRI Super League yang dihelat di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Selasa malam. Juru taktik sementara Guntur Cahyo Utomo menegaskan kesiapan armadanya guna berjuang habis-habisan memetik hasil optimal, kendati tim kini tengah diterpa persoalan dinamika internal.

Sebagaimana dilansir dari situs resmi I.League pada hari Selasa, Guntur menuturkan bahwa gejolak yang sempat melanda internal PSIM Yogyakarta saat ini dikesampingkan terlebih dahulu agar mereka dapat sepenuhnya berkonsentrasi menuju partai krusial tersebut. “Kami semua berkomitmen untuk tampil maksimal di laga lawan Bhayangkara FC,” tegas Guntur.

Tekad baja tersebut disuarakan menyusul keputusan manajemen PSIM Yogyakarta yang berpisah dengan juru taktik berkebangsaan Belanda, Jean-Paul van Gastel, pada akhir pekan kemarin. Pelatih asal Negeri Kincir Angin itu tidak mampu mempersembahkan satu kemenangan pun sepanjang lima pertandingan awal kompetisi. Bersama arahan Van Gastel, PSIM Yogyakarta hanya mampu bermain imbang kontra Persita Tangerang, sebelum akhirnya menelan rentetan kekalahan dari Persebaya Surabaya, Madura United, Persija Jakarta, serta PSM Makassar.

Fondasi Kokoh Warisan Van Gastel

Walaupun catatan torehan hasil akhir belum berpihak, Guntur Cahyo Utomo memandang bahwa Laskar Mataram telah mempunyai fondasi yang sangat kokoh. Kerangka permainan tersebut telah diletakkan dengan matang oleh Jean-Paul van Gastel sejak permulaan musim kompetisi 2025/2026. Ia menilai, secara konsep filosofi sepak bola sebenarnya skuat sudah tampil baik dan kondisi tersebut diharapkan mampu menjadi modal berharga mengarungi sisa jadwal BRI Super League 2026/2027.

Menyinggung rapatnya agenda pertandingan, Guntur tidak menampik bahwa armadanya tidak memperoleh banyak waktu persiapan serta berlatih seusai bertarung melawan PSM Makassar. Kendati begitu, ia tetap menginstruksikan para penggawa untuk berpusat pada kapasitas diri sendiri demi segera kembali menuju tren kemenangan.

Guntur juga mengingatkan anak asuhnya agar tidak merasa terbebani oleh catatan apik Bhayangkara FC yang sejauh ini belum tersentuh kekalahan dari total lima laga. “Mereka punya banyak pemain bagus. Tapi kami sepakat, kami butuh komitmen lebih untuk laga lawan Bhayangkara FC. Kami akan fokus pada tim kami sendiri untuk bisa mencuri poin di laga besok,” ucap Guntur.

Sekarang ini, kubu PSIM Yogyakarta masih terbenam di urutan ke-16 tabel klasemen sementara Super League lewat perolehan satu angka dari lima partai. Posisi mereka tertinggal tiga poin dari zona aman, sehingga raihan kemenangan menjadi harga mati demi mendongkrak peringkat.