Duo raksasa Italia, Inter Milan dan AC Milan, secara resmi memperlihatkan rancangan Generali Stadium yang diproyeksikan menampung 71.500 penonton guna menggantikan San Siro mulai tahun konstruksi 2028 mendatang.
MILAN – Manajemen FC Internazionale Milano bersama AC Milan telah memamerkan cetak biru arena anyar mereka yang diberi label Generali Stadium. Bangunan megah yang diproyeksikan sebagai suksesor Stadion San Siro ini dirancang memiliki kapasitas kurang lebih 71.500 kursi penonton serta dijadwalkan mengawali tahapan konstruksi fisik pada 2028.
Peluncuran rancangan megah ini digelar secara langsung oleh perwakilan kedua kesebelasan legendaris tersebut bertempat di kompleks bersejarah Castello Sforzesco, Milan, Italia, pada Kamis (29/10) waktu setempat. "FC Internazionale Milano dan AC Milan hari ini memperkenalkan Generali Stadium, calon markas mereka. Stadion baru ini dirancang untuk membawa semangat San Siro ke era baru sekaligus menjadi ikon baru bagi Kota Milan," tegas rilis pers bersama kedua klub.
Gagasan pembangunan gelanggang olahraga modern ini dinilai sebagai langkah penanaman modal berjangka panjang yang bukan sekadar memodernisasi infrastruktur sepak bola, melainkan turut menggerakkan pembenahan lanskap perkotaan Metropolitan Milan. "Lebih dari sekadar stadion sepak bola, proyek ini merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan dua klub paling bersejarah dalam sepak bola dunia, rumah baru bagi generasi suporter, serta destinasi yang dirancang untuk mendukung perkembangan budaya, ekonomi, dan tata kota Milan," imbuh pernyataan resmi tersebut.
Karya Spektakuler Kolaborasi Arsitek Kaliber Dunia
Rancang bangun Generali Stadium dikerjakan langsung oleh kolaborasi dua firma arsitektur bereputasi global, yakni Foster + Partners dan MANICA, yang dipimpin langsung oleh arsitek Norman Foster serta David Manica. Fasad luar bangunan stadion ini bakal menampilkan kerangka berbentuk huruf silang X yang memukau dengan paduan atap lengkung ganda. Inspirasi bentuk arsitektural ini diserap langsung dari kekayaan langgam visual Kota Milan, salah satunya kemegahan Katedral Duomo.
Konstruksi rangka huruf X kokoh tersebut berfungsi sebagai penyangga utama kanopi stadion, sementara pola kelengkungan ganda dijadikan ciri khas visual terdepan kompleks olahraga tersebut. Arena modern ini juga dirancang sedemikian rupa demi menjaga magis serta atmosfer laga yang selama puluhan tahun melekat kuat pada identitas San Siro. Sektor tribun khusus suporter fanatik di belakang gawang atau curva tetap disediakan menjadi poros utama, terbagi adil bagi pendukung Inter Milan serta AC Milan.
Sektor tribun utara atau Curva Nord dialokasikan khusus bagi basis suporter Inter Milan, sedangkan sektor tribun selatan atau Curva Sud disiapkan bagi basis suporter AC Milan. Area kedua tribun itu dirancang dengan tingkat elevasi kemiringan hingga 37 derajat guna mendekatkan jarak pandang penonton ke arena lapangan sekaligus menjaga densitas gema chant pertandingan. Arena dengan daya tampung 71.500 kursi penonton ini mengusung format dua cincin tribun melingkar yang menjamin sudut pandang visual optimal dari tiap sudut.
Penerapan Konsep Berkelanjutan dan Penataan Kawasan
Konstruksi stadion ini mengadopsi integrasi teknologi ramah lingkungan terkini, termasuk instalasi panel surya mandiri, sistem sirkulasi ventilasi alami, serta rancangan tata akustik mutakhir demi menunjang efisiensi daya dan kenyamanan publik. Penamaan Generali Stadium disepakati melalui kemitraan hak komersial penamaan bersama korporasi asuransi multinasional serta pengelola aset terkemuka Italia, Generali. Manajemen kedua klub menilai kesepakatan penamaan komersial ini merupakan salah satu transaksi terbesar di jagat industri olahraga dunia, kendati rincian nominal finansialnya dirahasiakan.
Pekerjaan pembangunan Generali Stadium terintegrasi dalam skema revitalisasi kawasan distrik San Siro yang membentang di atas area seluas kurang lebih 281.000 meter persegi. Pengembangan wilayah tersebut memadukan area publik terbuka, ruang terbuka hijau, sarana olahraga rekreasi, hingga distrik perbelanjaan komersial yang beroperasi penuh sepanjang tahun. Di luar agenda pertandingan resmi sepak bola, venue multifungsi ini siap difungsikan sebagai panggung konser musik internasional, perhelatan olahraga lain, pameran kebudayaan, serta hiburan masif.
Inter Milan beserta AC Milan sebelumnya telah memformalkan kesepahaman penting dengan jajaran Pemerintah Kota Milan pada 2025 perihal penataan kawasan San Siro sebagai dasar hukum mendirikan gelanggang baru. Kedua manajemen kini menuntaskan fase pematangan teknis dengan target meletakkan batu pertama pada 2028. Laga perdana di Generali Stadium dijadwalkan terselenggara pada pembukaan musim kompetisi 2031/2032, menyesuaikan tuntasnya seluruh berkas legalitas. Fasilitas ini pun disiapkan sebagai arena pertandingan Piala Eropa 2032 mendatang.








