Inovasi Baru Antam: Hadirkan Mesin ATM Emas Guna Perluas Akses Konsumen

Posted on
banner 336x280

Alat transaksi otomatis kini memfasilitasi publik dalam membeli emas tanpa perlu mendatangi butik fisik.

JAKARTA — Langkah ekspansi kanal pemasaran emas batangan terus digencarkan oleh PT Aneka Tambang Tbk (Antam). BUMN tambang ini mengandalkan mesin ATM Emas demi merangkul para konsumen di luar cakupan jaringan Butik Emas Logam Mulia. Unit layanan mandiri ini bahkan mulai dihadirkan pada pusat keramaian dan hiburan, salah satunya dalam perhelatan konser musik Snada Indonesia 2026 yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, pada Sabtu (10/10/2026).

Trobosan tersebut memberi ruang bagi Antam dalam menyapa calon pembeli secara langsung di tempat-tempat yang umumnya bukan arena perbankan maupun transaksi investasi. Berkat keberadaan mesin ATM Emas tersebut, para pelanggan memiliki keleluasaan berbelanja emas batangan secara self-service tanpa mesti menyambangi gerai butik penjualan resmi.

Corporate Secretary Antam, Wisnu Danandi Haryanto, menyampaikan bahwa penguatan diversifikasi jaringan distribusi merupakan strategi nyata perseroan untuk memperluas jangkauan publik terhadap komoditas logam mulia. Antam secara konsisten memadukan momentum kegiatan yang bersentuhan dengan rutinitas gaya hidup guna mengedukasi sistem kepemilikan emas ini.

“Emas bukan hanya instrumen investasi, tetapi juga bagian dari perjalanan masyarakat dalam mempersiapkan masa depan. Melalui Snada Indonesia 2026, kami ingin menghadirkan pengalaman yang berbeda, di mana masyarakat dapat menikmati hiburan sekaligus mengenal kemudahan memiliki emas Antam melalui inovasi ATM Emas,” tutur Wisnu melalui pernyataan resminya pada Ahad (11/10/2026).

Dipaparkan oleh Wisnu, proses perolehan emas batangan sejatinya kini tak lagi terikat kaku pada jam pelayanan toko konvensional. Korporasi menyuguhkan terobosan mekanisme pembelian melalui mesin otomatis agar calon investor mempunyai fleksibilitas dan pilihan jalur berbelanja yang jauh lebih luas.

“Kami ingin mengubah persepsi bahwa membeli emas harus melalui proses yang rumit atau hanya dapat dilakukan di tempat tertentu. Dengan ATM Emas, masyarakat memiliki pilihan akses yang semakin mudah. Harapannya, pengalaman ini dapat mendorong semakin banyak masyarakat untuk mulai mengenal dan memiliki emas sesuai kebutuhan serta kemampuan masing-masing,” urainya.

Tak cuma menaruh unit ATM Emas, pihak Antam turut mendirikan gerai promosi di zona kuliner makanan dan minuman dan panggung mini pertunjukan. Sebagai daya tarik, panitia membagikan total enam keping logam mulia berukuran 0,5 gram sebagai hadiah bagi pengunjung yang berpartisipasi aktif dalam kegiatan di lokasi pameran.

Di samping itu, perseroan menyediakan dua lembar tiket VIP ajang Snada Indonesia 2026 seharga Rp2,5 juta per tiket lewat skema belanja via ATM Emas. Promo transaksi ini dijadwalkan berjalan dari pukul 13.00 sampai 16.00 WIB sesuai kepatuhan syarat dan tata cara yang ditetapkan.

Penempatan mesin otomatis pada festival musik mempertegas tekad Antam memperluas saluran niaga selain gerai konvensional. Namun demikian, pihak korporasi sejauh ini belum membeberkan angka target transaksi, jumlah omzet penjualan, ataupun jadwal penambahan armada mesin serupa di tempat lainnya.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa emas dapat menjadi bagian dari berbagai momen kehidupan masyarakat. Pengunjung tidak hanya membawa pulang pengalaman menikmati konser, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk mengenal emas sebagai aset yang memiliki nilai jangka panjang,” tutup Wisnu.