Geliatkan Ekonomi Daerah, Pemprov Sumut Wajibkan Dapur Program MBG Gandeng UMKM Lokal

Posted on
banner 336x280

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menggarisbawahi urgensi partisipasi sektor UMKM serta produsen setempat untuk menjadi penyuplai utama dapur SPPG pada agenda Makan Bergizi Gratis demi memacu roda perekonomian dan menciptakan lowongan pekerjaan baru.

MEDAN – Jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) memperlihatkan komitmen kuat untuk mengikutsertakan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) beserta produsen lokal ke dalam rantai pasok program Makan Bergizi Gratis (MBG). Seluruh unit dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mendapatkan arahan tegas agar mengutamakan pedagang setempat dalam pemenuhan bahan pangan mentah.

banner 468x60

Penegasan perihal kebijakan strategis ini diutarakan secara langsung oleh Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumut, Timur Tumanggor, usai melangsungkan pertemuan dengan Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi Medan, Donal Simanjuntak, di Sumut pada hari Kamis. Dirinya menilai bahwa pengusaha kecil di daerah berperan penting sebagai tumpuan pokok dalam menyuplai beragam kebutuhan operasional dapur SPPG di berbagai kabupaten maupun kota.

"Dengan demikian, pelaksanaan MBG tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas gizi masyarakat," sebut Timur. Dirinya menambahkan kembali bahwa realisasi agenda sosial ini mesti sanggup menggerakkan sirkulasi keuangan daerah serta menghadirkan kesempatan kerja anyar bagi warga setempat, terutama di wilayah Sumatera Utara.

Peluang Besar 1,4 Juta Pelaku UMKM

Mengacu pada catatan resmi Dinas Koperasi, Usaha, Kecil dan Menengah Provinsi Sumut pada tahun 2025, bumi Sumatera Utara menyimpan potensi besar dengan kepemilikan sekitar 1,4 juta unit usaha. Dari total angka tersebut, porsi sebesar 98,9 persen didominasi oleh unit usaha berskala mikro dan kecil. Modal perekonomian kerakyatan yang begitu masif ini diharapkan mampu terserap secara maksimal melalui keberadaan skema MBG.

"Program MBG dirancang agar pertumbuhan ekonomi dimulai dari kawasan sekitar, menciptakan multi-multiplier effect lokal," tegas Timur. Terlepas dari dorongan perputaran moneter, otoritas Pemprov Sumut bersama jajaran Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Medan turut memadukan langkah dalam aspek pengawasan mutu.

Kolaborasi terpadu ini difokuskan penuh guna meningkatkan kontrol pada seluruh fasilitas dapur SPPG demi menjamin higienitas bahan baku, standar nutrisi, serta keselamatan warga penerima dan anak-anak sekolah. "Ke depan, kita akan turun langsung ke dapur SPPG guna memastikan kepatuhan total terhadap standar operasional prosedur. Mulai dari higienitas hingga pemenuhan gizi yang tepat demi menjaga keselamatan masyarakat dan anak-anak," jelas Timur.

Penyerapan Pekerja dan Kemajuan Fasilitas SPPG

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi Medan, Donal Simanjuntak, menerangkan bahwa institusinya telah menjembatani forum temu usaha antara penyedia logistik dan para pengelola dapur gizi. Upaya terarah ini difungsikan guna memperkokoh keterlibatan nyata kelompok wirausaha lokal. Agenda koordinasi tersebut menghadirkan penanggung jawab dari sejumlah area, di antaranya Kota Medan, Deli Serdang, Kabupaten Karo, Sibolga, Tapanuli Tengah, Pematangsiantar, serta Simalungun.

"Kami juga berharap penguatan kolaborasi Pemprov Sumut dan KPPG Medan bisa mendukung misi Badan Gizi Nasional (BGN) sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2024," tutur Donal. Ia pun membeberkan laporan capaian nasional, di mana sarana SPPG yang beroperasi resmi tercatat mencapai 27.485 unit dari target 32.000 titik.

"Khusus di Sumut, jumlah SPPG aktif mencapai 1.378 unit dari target 1.762 unit," ungkapnya. Distribusi operasional MBG di provinsi ini berhasil menampung sekitar 61.000 pekerja lokal yang mayoritas berasal dari kelompok ekonomi rentan desil 1 sampai 4. "Kita berharap dengan serapan tenaga kerja ini akan mengubah desil mereka," pungkas Donal.

Artikel berita ini diproses serta disesuaikan dengan dukungan teknologi AI.

Pemprov Sumut Dorong UMKM Lokal Jadi Pemasok Utama Dapur Makan Bergizi Gratis

BI Sebut Dampak Proposal MSCI ke Pasar Saham RI Hanya Jangka Pendek

Program KUR Pemerintah Dukung 12 Juta Lapangan Kerja UMKM hingga Oktober

Pemkab Kutim Perkuat Sinergi dengan Apkasindo untuk Sejahterakan Petani Sawit

Hadiri IYS 2026 Menko PMK Sugiono: Masa Depan Bangsa Ditentukan Keberhasilan Generasi Muda

banner 336x280