Kesiapan suku cadang memegang peranan krusial dalam menjamin kelancaran serta efisiensi pemeliharaan armada angkutan udara.
JAKARTA — Laju peningkatan aktivitas penerbangan menuntut sokongan pemeliharaan armada yang andal guna mempertahankan aspek keselamatan sembari memangkas durasi perbaikan teknis. Pasokan suku cadang avionik yang memadai beserta keahlian penanganan teknis di tingkat domestik kini menjelma sebagai elemen kunci penopang operasional maskapai.
Menjawab tantangan tersebut, FL Technics Indonesia menjalin kemitraan strategis bersama GE Aerospace untuk pemeliharaan sistem instrumen avionik pada tipe armada Boeing 737 serta Airbus A320. Kolaborasi bisnis ini meliputi penyediaan komponen orisinal beserta suku cadang resmi dari GE Aerospace bagi sarana pemeliharaan FL Technics Indonesia di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, dan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali.
Chairman FL Technics Indonesia Martynas Grigas menegaskan bahwa seluruh instrumen avionik memiliki andil vital dalam menjaga kelancaran operasi dan proteksi penerbangan. Terjaminnya ketersediaan suku cadang amat krusial guna memperlancar agenda pemeliharaan terjadwal bagi maskapai maupun perusahaan operator udara.
“Avionik adalah tulang punggung sistem pesawat, bidang yang selalu kami jaga dengan standar tertinggi, juga dukungan sumber daya dan keahlian terbaik,” ujar Martynas dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (2/10/2026).
Lewat jalinan kolaborasi ini, pihak maskapai dan operator kini memperoleh kepastian suplai komponen avionik orisinal yang terpadu secara langsung dengan pengerjaan teknis serta pemasangan. Manajemen FL Technics Indonesia optimistis skema terpadu ini mampu memfasilitasi kebutuhan perbaikan armada sekaligus mendongkrak kapabilitas ekosistem MRO di Tanah Air.
“Langkah ini sejalan dengan komitmen kami untuk terus meningkatkan standar keamanan sekaligus menjawab kebutuhan operasional maskapai yang terus berkembang,” lanjut Martynas.
Hingga saat ini, FL Technics Indonesia mengelola fasilitas hanggar dan perkantoran seluas 27.520 meter persegi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, di samping kompleks seluas 17 ribu meter persegi di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Aktivitas perseroan digerakkan oleh kontribusi lebih dari 700 profesional aviasi terampil.
Entitas bisnis ini merupakan anak usaha langsung FL Technics di bawah naungan Avia Solutions Group. Perusahaan pun telah mengantongi akreditasi resmi FAA Part-145 serta mengantongi lebih dari 20 izin otoritas penerbangan sipil global guna menopang operasional MRO.
General Manager of Avionics GE Aerospace Matt Burns mengutarakan bahwa sinergi ini dirancang demi memperluas cakupan layanan avionik kepada para operator maskapai di kawasan Indonesia serta pasar regional.
“Kerja sama ini mencerminkan komitmen GE Aerospace mendukung operator di Indonesia dan kawasan regional dengan keahlian avionik, guna memastikan operasional penerbangan yang aman, andal, dan efisien,” ujar Matt.
Peningkatan kapabilitas pemeliharaan avionik domestik diharapkan mendongkrak daya tampung sektor MRO nasional dalam menangani pesawat udara. Integrasi suku cadang dengan fasilitas bengkel perawatan menjadi fondasi utama menjaga kesiapan terbang serta efisiensi navigasi udara.


