Gaikindo Nilai Insentif Mobil Hybrid Mampu Genjot Pasar Otomotif Indonesia

Posted on
banner 336x280

Jakarta, CNBC Indonesia – Jongki D. Sugiarto selaku Ketua I Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menyatakan bahwa insentif untuk Hybrid Electric Vehicle atau mobil hybrid sangat mendesak demi memacu angka penjualan.

Varian mobil hybrid dinilai lebih irit konsumsi bahan bakar, lebih minim emisi, serta bebas ketergantungan pada stasiun pengisian daya. Kendaraan ini pun tetap memanfaatkan komponen Internal Combustion Engine (ICE), sehingga langsung menopang ekosistem industri suku cadang lokal.

banner 468x60

Para pelaku usaha menilai insentif khusus mobil listrik belum sanggup memicu ekspansi pasar kendaraan hibrida. Target penjualan tahun 2026 dipatok sebesar 800 ribu unit. Apabila insentif hybrid diberlakukan, angka itu diproyeksikan mendekati 900 ribu unit dan berpeluang menembus 1 juta unit pada periode berikutnya.

Selain itu, catatan Gaikindo memperlihatkan ceruk pasar mobil berharga di bawah Rp 300 juta mendominasi hingga 60% total penjualan tahunan nasional. Dukungan nyata dari pemerintah sangat krusial guna mengungkit performa segmen terlaris tersebut.

Saksikan perbincangan mendalam Maria Katarina bersama Jongki D. Sugiarto, Ketua I Ketua Umum Gaikindo, melalui program AutoBizz di CNBC Indonesia (Kamis, 22/10/2026).

banner 336x280