Dewan Ekonomi Nasional Serahkan Masukan Terkait Wacana MSCI ke Presiden Prabowo

Posted on
banner 336x280

Dewan Ekonomi Nasional (DEN) secara langsung menyodorkan rangkaian anjuran dan rekomendasi strategis kepada Presiden Prabowo Subianto.

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima langsung berkas anjuran dari Dewan Ekonomi Nasional (DEN) perihal rilis termutakhir MSCI, yang mewacanakan pergeseran status bursa saham domestik dari kategori pasar berkembang (emerging market) menuju pasar tersendiri (standalone market). Bertempat di Istana Merdeka, Jakarta, pada hari Selasa (20/10/2026), jajaran DEN membacakan rumusan itu di hadapan Presiden Prabowo lewat agenda rapat terbatas. Rapat tersebut dihadiri jajaran menteri bidang perekonomian serta pimpinan lembaga teknis, seperti Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti, serta Kepala Badan Pengaturan BUMN Dony Oskaria.

"Kami memberi saran untuk melanjutkan reformasi pasar modal yang memang sudah dijalankan dan melanjutkan enforcement oleh regulator yang memang juga sudah diumumkan, karena undang-undang kita memang sudah memberikan ruang untuk melakukan langkah-langkah yang tegas terkait (masalah, red) itu," terang Wakil Ketua DEN Mari Elka Pangestu saat melangsungkan konferensi pers di kompleks Istana Merdeka, Selasa petang.

Isu mengenai rilis MSCI menjadi salah satu agenda pembicaraan krusial dalam rapat internal pemerintah bersama DEN dan Bank Indonesia di Istana Merdeka tersebut. Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan memaparkan bahwa pihaknya membentangkan hasil telaah komprehensif sembari mengajukan sejumlah masukan. Bahasan tersebut mencakup ketahanan ekonomi menghadapi ancaman iklim El Nino maupun La Nina, digitalisasi bantuan perlindungan sosial, akselerasi proyek hilirisasi, pembenahan alur niaga BBM, hingga evaluasi program makan bergizi gratis.

"Satu per satu kami jelaskan, karena (dalam rapat, red) ada Menteri Keuangan, ada Gubernur BI, ada Menko Perekonomian. Jadi, tadi sekaligus juga kita mengonfirmasi data-data yang ada. Jadi, saya senang sekali bahwa Bapak Presiden tadi sangat memberikan perhatian dengan data-data ekonomi yang kami berikan," ujar Luhut.

Melihat respons positif tersebut, Luhut menegaskan kesiapan institusi DEN untuk terus menyuplai basis fakta dan data yang valid bagi Kepala Negara serta kabinet pemerintahan.

"Kami tadi terakhir, saya lapor Presiden, kami akan men-feeding Presiden dengan data-data yang akurat sehingga proses pengambilan keputusan Presiden nanti basisnya akan banyak dengan data, karena dengan data ini saya kira proses pengambilan keputusan akan bisa jauh lebih akurat," imbuhnya.

Saran dan Rekomendasi DEN Soal MSCI yang Diterima Presiden

Strategi Warren Buffett agar Uang Pensiun tak Cepat Habis

Pasar Keuangan Volatil, OCBC Imbau Nasabah Evaluasi Portofolio

Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola Keuangan dan Manajemen Risiko

Kebijakan Pemerintah Jadi Peluang Baru Pasar Properti Indonesia