Jakarta, CNBC Indonesia – Christopher Liawan selaku Chief Executive Officer PT Solar Karya Indonesia menyatakan dukungan penuh pada sasaran pemerintah mengenai pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) 100 Gigawatt peak (GWp) bertempo 3 tahun.
Mengoptimalkan peluang ekspansi modul surya nasional, Solar Karya Indonesia memacu kapasitas pembuatan modul surya hingga 1GWp. Apabila permintaan kian melonjak, sasaran 2GWp segera direalisasikan. Sekarang, modul surya rakitan Solar Karya Indonesia bukan cuma memasok kebutuhan PLTS domestik, melainkan juga dikirim ke AS, Eropa, Kanada, serta Malaysia.
Selain itu, kemajuan rantai pasok beserta ekosistem modul surya nasional menjadi momentum berharga guna mendongkrak keunggulan kompetitif barang lokal pada bursa domestik ataupun mancanegara.
Bagaimanakah prospek usaha modul surya di tanah air? Ikuti perbincangan mendalam Crysania Suhartanto bersama Chief Executive Officer PT Solar Karya Indonesia, Christopher Liawan melalui program Squawk Box, CNBC Indonesia (Rabu, 04/11/2026).
