Reach, konglomerat media asal Inggris yang menaungi Daily Mirror serta Daily Express, bersiap merumahkan 220 jurnalis seiring pergeseran kebiasaan pembaca akibat melesatnya kecerdasan buatan (AI).
David Higgerson selaku Chief Content Officer Reach mengumumkan agenda perampingan ini pada staf pada Rabu (16/9) waktu setempat. Dirinya menegaskan bahwa ekosistem media kini sedang terimbas transisi masif menyangkut metode publik menikmati berita.
"Ini adalah perubahan besar dalam cara audiens menginginkan konten dan jurnalisme," tutur Higgerson lewat keterangan memo internal yang diperoleh AFP, Rabu (16/9).
Walau meniadakan ratusan pekerjaan redaksi, Reach berencana menghadirkan 60 kursi redaksional anyar demi mendongkrak pemasukan digital, salah satunya lewat sajian konten video panjang.
Higgerson menerangkan unit redaksi mendatang mesti membatasi atensi pada kuantitas kata dan beralih memperkuat laporan orisinal berbobot.
"Ini juga berarti bahwa ‘active engaged time’ akan menjadi metrik utama kami, di atas jumlah page views, pada akhir tahun," sebutnya.
Di samping 220 tenaga wartawan, sejumlah kabar pers Inggris membeberkan Reach bakal memotong 65 pekerja pada sektor layanan komersial.
Efisiensi pegawai itu terpaksa dijalankan tatkala Reach merasakan kemerosotan jumlah kunjungan pembaca online melalui platform mesin perayap Google.
Google sendiri meluncurkan inovasi AI Overviews awal tahun ini, memperlihatkan rangkuman otomatis di laman pencarian. Skema itu memicu keresahan industri penerbit karena menekan peluang peselancar internet mengunjungi situs sumber berita primer.
Pihak Reach mengungkapkan surutnya kunjungan web memukul pemasukan korporasi. Pemasukan mereka merosot sampai 8,1 persen selama kuartal I 2026 secara tahunan, merujuk rilis keuangan pada Mei.
Mengacu laporan tahunan terkininya, Reach membawahi 3.100 lebih karyawan di 120 jenama media massa. Terkecuali Daily Mirror dan Daily Express, jaringannya meliputi publikasi lokal seperti Liverpool Echo serta Manchester Evening News.
Sebelumnya pada 2025, Reach telah memberhentikan 186 jurnalis. Manajemen kemudian menggulirkan opsi pengunduran diri sukarela untuk staf pada periode tahun ini.
