BPS Festival ke-4 Dibuka, Sekda Denpasar Pacu Penguatan Karakter dan Potensi Seni Siswa

Posted on
banner 336x280

Pemerintah Kota Denpasar melalui Sekretaris Daerah secara resmi meresmikan perhelatan Bali Public School Festival ke-4, sebuah sarana strategis dalam memperluas potensi daya cipta, pembentukan budi pekerti, serta pemupukan keyakinan diri anak didik lewat ranah kebudayaan dan seni.

Ajang berskala luas tersebut resmi dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, berlokasi di kompleks SD Bali Public School pada hari Kamis. Perayaan tahunan ini diposisikan sebagai wadah penting guna mengasah daya imajinasi sekaligus mematangkan kepribadian para murid.

banner 468x60

Mengusung semboyan utama bertajuk "Colorful Minds, Happy Hearts", rangkaian peresmian ditandai dengan seremoni penabuhan kulkul oleh Eddy Mulya yang dirangkai beraneka unjuk kepiawaian seni. Panggung pentas menyajikan demonstrasi yoga, lantunan paduan suara, atraksi tari kecak, tabuhan instrumen baleganjur, serta tarian bapang barong persembahan murid-murid.

Hadir membacakan amanat dari Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, sosok Eddy Mulya menyampaikan rasa apresiasi mendalam seputar keterlaksanaan acara tersebut. Beliau menilai bahwa agenda berkala ini menjadi medium sentral untuk murid menumbuhkan keahlian diri, karakter tangguh, serta kemampuan berinteraksi bersama dalam suasana studi yang membahagiakan.

Menghormati Pluralitas serta Keistimewaan Setiap Murid

Eddy Mulya menggarisbawahi realitas bahwa setiap pribadi anak senantiasa dianugerahi pola pikir, tabiat, beserta keunikan tersendiri. Segala rupa perbedaan tersebut ditegaskannya patut dipandang sebagai modal kekuatan besar demi mencetak calon pemimpin masa depan yang berwawasan luas, berdaya cipta, dan berbudi pekerti luhur.

Dirinya menguraikan bahwa penyelenggaraan BPS Festival adalah bentuk nyata penerapan aktivitas kokurikuler yang menopang pembelajaran kurikuler kelas secara simultan. Kegiatan tersebut diyakini mampu menyemai nilai sportivitas, rajutan persaudaraan, kegembiraan mendalam, dan daya juang menuntut ilmu untuk seluruh partisipan.

"Saya berharap BPS Festival ke-4 ini tidak hanya menjadi ajang unjuk kemampuan, tetapi juga menjadi pengalaman berharga yang menumbuhkan rasa percaya diri, kebahagiaan, dan semangat belajar bagi seluruh peserta," tutur Eddy dalam pemaparannya.

Tidak hanya itu, sang Sekda menyatakan bahwasanya peningkatan kapabilitas anak membutuhkan keterlibatan serta keterpaduan beragam elemen masyarakat. Jejaring kolaboratif tersebut mengharuskan integrasi harmonis antara pihak sekolah, pengurus komite, kalangan dunia usaha serta industri, komunitas alumni, hingga barisan wali murid.

Hubungan sinergis ini dipandang amat krusial untuk melahirkan ekosistem belajar yang memfasilitasi fase tumbuh kembang anak dengan sempurna. Bersamaan dengan hal itu, ikhtiar ini juga dimaksudkan guna memupuk kepedulian antarsesama dan tradisi gotong royong semenjak jenjang usia belia.

"Melalui kegiatan seperti ini, kita berharap anak-anak tidak hanya berkembang dalam kemampuan akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, mampu bekerja sama, menghargai perbedaan, dan peduli terhadap sesama," ucapnya menambahkan.

Ruang Merajut Persaudaraan dan Mengasah Nyali

Pada sesi yang sama, Kepala SD Bali Public School Komang Edi Putra memaparkan bahwasanya BPS Festival hadir sebagai sarana penghubung para pembelajar jenjang TK hingga SD se-wilayah Bali. Forum pertemuan antarsiswa ini dipadukan erat dalam nuansa tali asih, inovasi, kejujuran berkompetisi, dan kebersamaan.

Komang berharap festival seni ini menghadirkan nilai manfaat yang mendalam bagi segenap peserta didik. Fokus dasar kegiatan tidak diarahkan semata-mata demi mengejar status jawara perlombaan, melainkan menitikberatkan pada pembentukan keteguhan sikap, pelebaran jaringan pertemanan, dan pengukiran memori menyenangkan dalam menimba ilmu.

"Kami ingin setiap anak yang hadir membawa pulang pengalaman, persahabatan, keberanian, inspirasi, dan kenangan indah," terang Komang.

Dirinya melanjutkan penjelasan bahwa kemauan untuk menguji hal baru, keberanian beraksi di depan khalayak, dan keteguhan mengekspresikan karakter orisinal merupakan bagian integral pertumbuhan murid. Karena alasan itulah, para pelajar diimbau menjalani aneka cabang perlombaan dengan dedikasi tinggi serta menjunjung etika fair play.

"Menang adalah sebuah kebanggaan, tetapi keberanian untuk tampil, berproses, menghargai lawan, dan menikmati setiap pengalaman adalah kemenangan yang sesungguhnya," tegasnya.

Kelancaran BPS Festival ke-4 terwujud berkat sokongan Pemerintah Kota Denpasar, naungan Yayasan Ananda Vidya Bali, partisipasi warga SD Bali Public School, para kepala sekolah beserta guru pendamping, orang tua siswa, kalangan sponsor, mitra korporasi, serta dedikasi panitia pelaksana. Melalui agenda perayaan ini, terbangun lingkungan pembelajaran yang suportif dan setara guna menopang generasi cilik untuk senantiasa berkarya, menorehkan prestasi, memiliki kepercayaan diri, dan senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai keberagaman.

banner 336x280