BMKG Minta 15 Wilayah Kabupaten dan Kota di Sulut Siaga Kabut Asap

Posted on
banner 336x280

Pihak BMKG merilis peringatan dini terkait ancaman sebaran kabut asap yang menyelimuti 15 kabupaten serta kota di Sulawesi Utara hingga 16 Oktober 2026 mendatang akibat dorongan hembusan angin tenggara.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengumumkan bahwa total 15 wilayah administratif tingkat kabupaten maupun kota di Sulawesi Utara (Sulut) kini mengalami fenomena udara berkabut asap. Peringatan kewaspadaan tersebut dijadwalkan berlangsung hingga 16 Oktober 2026.

Kepala Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Dhira Utama, memaparkan jika situasi ini terdeteksi lewat pantauan citra satelit Himawari 9. Hasil pengamatan sebaran partikel asap di nusantara mengonfirmasi adanya laju asap yang menjangkau area Sulut.

"Asap yang memasuki wilayah Sulut karena adanya pergerakan angin dari arah tenggara," ungkap Dhira Utama saat memberikan keterangan di Manado pada Rabu.

Daftar Daerah Terdampak

Dhira menjelaskan rincian daerah terpapar kabut asap tersebut, meliputi Kota Manado, Kota Bitung, Kota Tomohon, Kota Kotamobagu, Kabupaten Minahasa Utara, Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Minahasa, hingga Kabupaten Minahasa Tenggara.

Tidak hanya itu, sebaran kabut pekat juga membayangi area Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Kabupaten Kepulauan Sangihe, serta kawasan Kabupaten Kepulauan Talaud.

Langkah Siaga Bagi Warga dan Pihak Terkait

Pihak BMKG menginstruksikan warga sekitar, jajaran pemerintah daerah kabupaten/kota, Pemprov Sulut, serta otoritas sektor penerbangan agar memperkuat kesiagaan. Kerja sama lintas sektoral diharapkan sanggup menekan potensi risiko gangguan bagi mobilitas penerbangan transportasi udara dan kegiatan publik.

Masyarakat bersama seluruh instansi terkait diminta ekstra waspada pada ancaman penyusutan daya pandang, membatasi kegiatan di ruang terbuka, dan senantiasa memakai masker jika berada di luar rumah. Warga juga dianjurkan merapatkan jendela sewaktu asap memadat, menghindari pembakaran lahan maupun kawasan hutan, serta mencukupi asupan cairan tubuh.

"Mengingat cuaca bersifat dinamis, dihimbau terus monitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado," tegas Dhira.

Keterangan lengkap cuaca hingga tingkat kelurahan pada seluruh kawasan Sulawesi Utara dapat dipantau langsung lewat portal resmi BMKG di https://cuaca.bmkg.go.id maupun saluran komunikasi tepercaya lainnya.