Bencana Hidrometeorologi Melanda Berbagai Wilayah Indonesia, Dampak Terparah Terjadi di Lumajang

Posted on
banner 336x280

Jakarta – Berbagai wilayah di tanah air tengah menghadapi rentetan bencana hidrometeorologi basah seperti luapan banjir, tanah longsor, hingga cuaca ekstrem. Rentetan musibah alam yang dilaporkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tersebut menimbulkan dampak nyata berupa ribuan kepala keluarga (KK) yang mengalami kerugian materiil, rusaknya bangunan tempat tinggal, hingga memakan korban jiwa di beberapa lokasi terpisah.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, menerangkan bahwa bencana banjir terpantau menerjang sejumlah daerah yang tersebar di wilayah barat dan timur Nusantara. Daerah-daerah yang terimbas musibah ini di antaranya mencakup Aceh, Deli Serdang di Sumatra Utara, serta kawasan Malang dan Lumajang yang terletak di Jawa Timur.

banner 468x60

"Kita melihat di sini bahwa ada beberapa kejadian banjir di Aceh. Aceh bagian selatan terdampak ada 222 KK. Saat ini kami masih tetap memantau perkembangannya," ujar Berton dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (3/11/2026).

Selain provinsi paling barat tersebut, genangan air bah sempat merendam permukiman 13 KK di Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara, kendati keadaan di lapangan kini terpantau berangsur surut. Peristiwa serupa juga dialami oleh warga Kabupaten Malang, Jawa Timur, dengan total masyarakat yang terdampak genangan tercatat mencapai 43 KK.

"Sedangkan di Jawa Timur di Lumajang ada 1.567 KK yang terdampak. Dan ini dalam penanganan," terang Berton.

Pada periode yang sama, instansi penanggulangan bencana pusat ini juga mengidentifikasi dua titik musibah tanah longsor. Titik pertama melanda Kabupaten Simalungun di Sumatra Utara yang berdampak langsung terhadap 90 KK, sedangkan pergerakan tanah di kawasan Malang, Jawa Timur, mengakibatkan gangguan bagi 24 KK setempat.

Sementara pada waktu yang bersamaan, terpaan cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Dairi di Sumatra Utara telah merenggut satu korban jiwa dari warga sipil setempat.

"Cuaca ekstrem terjadi di Dairi saat kami mendapatkan laporan ada satu jiwa meninggal. Kami tentu dari Badan Penanganan Bencana menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya satu jiwa di Sumatra Utara akibat dari cuaca ekstrem ini," papar dia.

Penanganan Situasi Kritis di Wilayah Lumajang

Berton menguraikan pembaruan informasi secara menyeluruh terkait operasi penanganan bencana hidrometeorologi yang terkonsentrasi di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Di area geografis tersebut, pihak penanggulangan mendata adanya empat rupa bencana sekaligus yang berlangsung simultan, meliputi terpaan cuaca ekstrem, longsoran tanah, terjangan banjir bandang, serta genangan air yang meluas.

Tragedi alam berlapis di wilayah tersebut merenggut dua nyawa korban yang diketahui memiliki ikatan keluarga sebagai ayah beserta anaknya. Tidak hanya itu, kalkulasi dampak mencakup 1.567 KK serta kerusakan fisik yang menimpa sedikitnya 13 unit rumah warga.

"Ada dua jiwa yang meninggal kemarin sudah kami sampaikan. Ini adalah bapak dan anak. Dan ada 1.567 KK yang terdampak dan ini masih tetap dalam pendataan. Dan 13 rumah rusak dan ini pun sudah dalam pencatatan dan pelaporan," kata dia.

Guna menanggulangi rangkaian dampak yang muncul, jajaran BNPB bersama instansi BPBD bersinergi memperkuat koordinasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), aparatur kecamatan, perangkat desa, penyedia daya PLN, beserta unsur-unsur penunjang lainnya. Upaya kolaboratif intensif ini diarahkan untuk mempercepat proses pemulihan sarana-prasarana vital umum.

Pada saat bersamaan, unit Tim Reaksi Cepat (TRC) kepunyaan BPBD telah diterjunkan langsung ke garis depan guna menggelar kaji cepat kebutuhan serta eksekusi tanggap darurat. Personel gabungan di lapangan juga fokus membuka akses jalan darat yang sebelumnya sempat lumpuh akibat material longsor dan luapan air.

"Kemudian Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (TRC BPBD) telah dikirim untuk melakukan asesmen dan penanganan darurat, membuka akses jalan yang beberapa waktu ada terputus dan sekarang ini sudah bisa ditembus yaitu Jalan Taman Sari dan Ibu Raja, serta melakukan pemantauan di wilayah-wilayah terisolasi lainnya dan rumah-rumah warga yang terancam rusak, serta mengirimkan logistik kepada saudara-saudara kita yang terdampak di sana," papar dia.

Berton mengimbau segenap lapisan masyarakat, khususnya para penduduk di kawasan Kabupaten Lumajang, agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi ancaman bencana susulan. Publik diminta menjauh dari jalur sungai yang berpeluang dilintasi aliran lahar dingin, mematuhi instruksi resmi para petugas penolong, serta memverifikasi kabar dari saluran komunikasi yang tepercaya.

Petugas di posko terus memantau debit permukaan sungai serta stabilitas fisik fasilitas jembatan limpasan. Kewaspadaan juga dipusatkan pada pencegahan risiko bahaya lanjutan serta pemulihan jaringan kelistrikan yang masih mengalami pemadaman di sejumlah titik terdampak.

"Berikut ini ada beberapa video maupun gambar yang kita lihat di sini bagaimana di Kabupaten Lumajang terjadi banjir dan longsor, serta banjir genangan, dan beberapa bantuan yang sudah diserahkan oleh pemerintah daerah," kata dia.

Berton menaruh harapan besar agar aktivitas keseharian warga yang terdampak dapat segera pulih sepenuhnya melalui langkah terpadu pemerintah daerah dalam mengatasi krisis bencana ini.

"Semoga apa yang dialami oleh saudara-saudara kita segera dapat dilalui dan pemerintah-pemerintah daerah segera dapat mengatasi dampak banjir maupun cuaca ekstrem longsor yang terjadi di Lumajang," sambung Berton.

Langkah Tanggap Darurat Cuaca Ekstrem di Dairi

Di samping perkembangan kawasan Jawa Timur, BNPB memaparkan langkah-langkah lanjutan dalam menanggulangi dampak fenomena cuaca ekstrem di Kabupaten Dairi, Sumatra Utara. Pukulan cuaca ekstrem di kawasan perbukitan tersebut mengakibatkan satu orang warga wafat, satu korban lainnya menderita luka, serta satu bangunan rumah warga mengalami kerusakan kategori parah.

BPBD Dairi telah merapatkan barisan dengan unsur pimpinan di tingkat kecamatan dan perangkat desa guna menuntaskan sensus pendataan kerugian sekaligus mendistribusikan aneka bantuan logistik penting kepada keluarga terdampak.

"Upaya yang dilakukan adalah di mana BPBD Dairi sudah berkoordinasi dengan camat setempat serta kepala desa daerah terdampak untuk melakukan asesmen serta memberikan bantuan kepada korban yang terdampak," jelas Berton.

Dapatkan sajian kabar aktual dan tepercaya melalui saluran Berita Liputan6.

Status Tanggap Darurat Bencana Ditetapkan di Kabupaten Lumajang

Bencana Hidrometeorologi Longsor dan Banjir Menerjang Dua Kecamatan Wilayah Sukabumi

Rincian BNPB Terkait Tujuh Kejadian Bencana Baru dari Karhutla hingga Rendaman Banjir

Luapan Banjir Aceh Barat Sebabkan Ribuan Bangunan Rumah Terendam Air

Tinjau Langsung Pidie Jaya, Mendagri Temukan Potensi Masalah Ancaman Banjir Berulang

Kawasan Jakarta Barat Masih Rawan Banjir, Langkah Pemprov DKI Tambah Pembangunan Embung

Korban Terdampak Banjir Bandang Lumajang Meningkat Jadi 1.567 KK serta Dua Korban Meninggal

Terjangan Banjir Beserta Longsor di Wilayah Lumajang Buat Jalur ke Malang Terputus Total

Sebanyak 1.417 Rumah Terdampak Bencana Banjir dan Longsor Lumajang, Dua Jiwa Melayang

banner 336x280