Baru Menjabat 5 Hari, Sekretaris Pers Donald Trump Katie Zacharia Resmi Dicopot

Posted on
banner 336x280

Posisi juru bicara di lingkungan Gedung Putih kembali menjadi pusat perhatian publik dunia. Berselang hitungan hari setelah dipercaya mengemban amanah tersebut, Katie Zacharia secara resmi diberhentikan dari perannya sebagai Sekretaris Pers untuk Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Berdasarkan keterangan dua orang sumber internal Gedung Putih, Zacharia telah dinonaktifkan dari jabatannya dan sekarang sedang menuntaskan prosedur transisi pelepasan tugas. Langkah pemecatan kilat ini dipicu oleh polemik keabsahan lisensi advokat miliknya, ditambah penilaian performanya yang dianggap tidak optimal saat memandu sesi jumpa pers perdana maupun sesi wawancara berita, sebagaimana dilaporkan oleh Reuters pada Sabtu (17/10/2026).

banner 468x60

Pemberhentian mendadak ini memaksa Trump kehilangan sosok komunikator sentral di tengah momentum yang teramat penting, tepat dua pekan menjelang perhelatan Pemilihan Umum Sela pada November mendatang. Ajang pesta demokrasi tersebut menjadi pertaruhan politik yang sangat vital bagi kubu Trump, yang kini tengah aktif mengampanyekan keberhasilan program kerja kabinetnya guna menjaga supremasi Partai Republik di ranah Kongres.

Sebelum pengumuman resmi terkait pemberhentian dirilis, Trump sesungguhnya telah memberikan petunjuk kepada para jurnalis bahwa dirinya sempat menyarankan Zacharia guna mengevaluasi kelanjutan kariernya, mengingat intensitas sorotan pers yang begitu deras menerpa sejak hari pertama ia berdinas.

"Saya bilang padanya: 'Saya pikir kamu akan lebih bahagia [di luar], dan saya tidak yakin kamu bisa bahagia menjalani pekerjaan ini.' Tidak ada yang mudah dari tugas ini," ungkap Trump kepada para reporter menjelang agenda lawatan akhir pekannya. "Secara jujur saya katakan, 'Jika saya jadi kamu, saya akan memikirkannya kembali… tapi keputusan ada padamu'," imbuh presiden ke-45 dan ke-47 AS tersebut.

Zacharia, sosok yang ditunjuk untuk menggantikan Karoline Leavitt, baru saja mengawali rutinitas kantornya pada hari Senin serta memimpin konferensi pers pertamanya di hadapan wartawan Gedung Putih pada hari Selasa. Kendati demikian, stabilitas kursinya langsung terguncang akibat mencuatnya skandal pemalsuan riwayat profesional.

Pada awalnya, Zacharia bersama Trump sempat memaparkan klaim bahwa dirinya merupakan seorang pengacara profesional yang aktif berpraktik. "Saya menjalankan praktik hukum transaksi internasional dengan seluruh kredensial yang sesuai," tegas Zacharia lewat keterangan resminya pada Rabu pekan berjalan.

Akan tetapi, investigasi independen dari Reuters mengungkap fakta nihilnya berkas resmi yang membuktikan alumnus fakultas hukum Pepperdine University ini terdata sebagai advokat resmi pada asosiasi pengacara (bar) di yurisdiksi negara bagian AS mana pun. Kala melakoni wawancara bersama Fox News hari Kamis, Zacharia pada akhirnya mengakui kebenaran bahwa ia memang belum lulus ujian profesi hukum (bar exam). Berdasarkan regulasi ketat di AS, seseorang diharamkan membuka praktik advokat legal tanpa mengantongi lisensi resmi dari badan asosiasi pengacara.

Langkah penunjukan Zacharia awalnya diprakarsai oleh kekecewaan Trump terhadap narasi pers yang kerap mengkritik pemerintahannya. Trump mendambakan sosok corong komunikasi tangguh yang mampu menyuarakan berbagai pencapaian positifnya secara agresif ke ranah publik. Namun, kegagalan fatal pada fase awal ini justru membuat Trump enggan terbebani dan memilih bersikap santai. Ia menegaskan tidak berniat buru-buru menunjuk juru bicara pengganti.

Insiden pemakzulan kilat ini resmi menempatkan nama Katie Zacharia ke dalam catatan sejarah kepresidenan AS sebagai Sekretaris Pers Gedung Putih dengan periode masa dinas paling singkat.

Kabar pemecatan ekspres ini tak pelak memantik reaksi dari Anthony Scaramucci, mantan petinggi Direktur Komunikasi Gedung Putih di era kepresidenan Trump terdahulu yang sebelumnya mencetak rekor bekerja tersingkat selama 10 hari saja.

"Rekor memang diciptakan untuk dipecahkan. Tapi kali ini saya sama sekali tidak merasa senang atas kemalangan orang lain," tulis Scaramucci melalui platform media sosial X pribadinya.

banner 336x280