Aktivitas Manufaktur Indonesia Menguat di Oktober, Suahasil Lapor ke Presiden Prabowo

Posted on
banner 336x280

Jakarta, CNBC Indonesia – Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyampaikan laporan mengenai dinamika sektor industri manufaktur nasional langsung kepada Presiden Prabowo Subianto. Ia memaparkan bahwa geliat industri pengolahan dalam negeri bergerak semakin solid sepanjang Oktober ini.

Kondisi positif tersebut ditunjukkan oleh pergerakan purchasing manager index (PMI) manufaktur yang melonjak dari posisi 52 pada September menuju level 54 saat Oktober. Suahasil menilai pertumbuhan tersebut menggambarkan besarnya keyakinan para pelaku bisnis menyambut prospek pasar mendatang.

banner 468x60

"Itu artinya adalah … kalau angka di atas 50, itu berarti sektor manufaktur itu sedang melakukan akumulasi input karena membayangkan bahwa permintaan akan meningkat," jelas Suahasil seusai mengikuti agenda rapat terbatas di kawasan Istana Negara, Selasa (3/11/2026).

Berkat pencapaian indeks yang melampaui level 50 tersebut, Suahasil menambahkan bahwa berbagai pabrik saat ini aktif memperluas kesiapan fasilitas kerja lewat penambahan stok belanja material baku serta perlengkapan pendukung operasional.

"Jadi artinya produksinya juga harus dia tingkatkan, sehingga dengan gitu kemudian dia mulai membeli barang-barang input. Kalau angkanya di atas 50, itu membaik, oke, jadi dia meningkat stok .. stok inventory-nya untuk barang-barang input," imbuhnya.

Selain itu, lonjakan skor manufaktur dari level 52 periode September menuju angka 54 pada Oktober kian menegaskan optimisme para pelaku industri terkait laju perekonomian nasional ke depan.

"Bulan lalu 54, bulan lalunya lagi 52,4. Jadi, meningkat ini menunjukkan bahwa para pengusaha kita membayangkan bahwa akan ada peningkatan permintaan, karena itu pengusaha mulai siap-siap untuk meningkatkan produksi dengan membeli input lebih banyak," pungkasnya.

banner 336x280