Akselerasi Layanan Medis, Dinkes Papua Pegunungan Susun Langkah Strategis di Delapan Kabupaten

Posted on
banner 336x280

Dinas Kesehatan Papua Pegunungan menyusun serangkaian kebijakan strategis lewat agenda Rakerkesda 2026 guna memastikan ketersediaan akses medis yang bermutu merata pada delapan kabupaten.

WAMENA – Instansi Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Papua Pegunungan (Papeg) menyusun langkah taktis demi mempercepat kemajuan sektor kesehatan di delapan wilayah kabupaten. Upaya tersebut ditujukan untuk memastikan keadilan layanan kesehatan yang prima, terjangkau, dan seimbang bagi seluruh elemen warga masyarakat.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Papeg, Titus Kogoya, saat ditemui di Wamena pada hari Rabu, menegaskan bahwa agenda Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) tahun 2026 merupakan sarana utama penyusunan berbagai kebijakan penting ini. Dia memberi penekanan pada pentingnya implementasi konkret dari kesepakatan yang dibuat.

“Kami berharap seluruh hasil pembahasan, rekomendasi tidak hanya menjadi dokumen atau catatan rapat tetapi benar-benar ditindaklanjuti melalui program dan kegiatan nyata kita bersama baik di kabupaten masing-masing maupun di Provinsi Papua Pegunungan,” tutur Titus ketika memberikan sambutan penutupan agenda Rakerkesda tahun 2026.

Tantangan dan Komitmen Bersama

Titus memaparkan, rintangan yang dihadapi dalam pengembangan sektor kesehatan di wilayah Papua Pegunungan terbilang masih cukup berat. Kendala utama mencakup kelangkaan tenaga medis, kesulitan aksesibilitas sarana prasarana penunjang, hingga distribusi fasilitas layanan yang belum sepenuhnya seimbang.

“Dengan semua keterbatasan itu, maka dibutuhkan komitmen, kerja sama, koordinasi dan tanggung jawab bersama antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten serta seluruh pemangku kepentingan,” ungkapnya memaparkan solusi masalah tersebut.

Forum Rakerkesda tahun 2026 mengangkat tema mengenai percepatan transformasi sistem kesehatan demi terwujudnya masyarakat Papua Pegunungan yang sehat, mandiri, serta kompetitif. Titus mengajak jajaran pemangku kebijakan agar merapatkan barisan sekaligus memperkuat tekad dalam menyajikan layanan pengobatan menyeluruh.

Roadmap Pembangunan Kesehatan

Titus melanjutkan, sasaran esensial perumusan program terarah ini tiada lain adalah memastikan jaminan keadilan fasilitas pengobatan bermutu prima. Skema strategi terpadu ini sengaja dibuat untuk berperan menjadi peta jalan terarah atau roadmap jangka panjang.

“Langkah strategis ini berfungsi sebagai peta jalan atau roadmap agar alokasi sumber daya dan kebijakan dapat merespons tantangan kesehatan secara cepat dan tepat sasaran di wilayah Papua Pegunungan,” pungkas Titus menegaskan arah kebijakan tersebut.